Sehat dan Semangat, Ini 5 Cara Menjaga Stamina saat Puasa
- calendar_month Jum, 31 Mar 2023

ILUSTRASI: salah satu cara menghibur diri yakni dengan berolahraga (Foto oleh Nubia Navarro (nubikini) dari pexels.com)
BNews—KESEHATAN— Saat puasa, stamina tubuh jangan sampai kendor. Meski kebiasaan minum dan makan berubah tak lantas membuat Anda jadi lemas seharian.
Perubahan pola makan dan tidur saat puasa membuat tubuh perlu beradaptasi. Tubuh tidak menerima asupan makanan dan minuman selama kurang lebih 13 jam. Anda perlu mengatur pola hidup dengan baik selama bulan puasa sehingga kebugaran jasmani dan stamina bisa terjaga dengan baik.
Ketika stamina tidak terjaga dengan baik, sistem imun bisa melemah dan Anda jadi mudah sakit. Ini biasanya terjadi ketika Anda tak bisa mengatur waktu tidur, tidak memperhatikan asupan nutrisi, dan memaksakan diri bekerja. Nah, berikut ini cara meningkatkan stamina selama berpuasa yang bisa Anda ikuti.
1. Sahur dengan makanan bernutrisi tinggi
Menjaga stamina saat puasa diawali dengan sahur yang sehat. Pilih makanan sehat saat sahur, seperti makanan berkarbohidrat kompleks, tinggi serat, dan protein. Makanan karbohidrat kompleks akan menjadi gula di dalam darah dan digunakan sebagai energi tubuh secara perlahan sepanjang hari. Dengan begitu, makanan ini membuat tubuh tetap berenergi.
Asupan karbohidrat kompleks meliputi gandum, kacang-kacangan, oatmeal, dan nasi. Sementara itu makanan tinggi serat juga membantu Anda kenyang lebih lama. Tentunya, ini bisa diperoleh dari konsumsi buah-buahan dan sayuran.
Jangan lupakan makanan sumber protein, seperti daging sapi dan ayam, ikan, maupun telur. Makanan berprotein ini mendukung agar tubuh tetap berenergi sepanjang hari.
2. Atur jadwal minum
Selama berpuasa, kebutuhan cairan tubuh tetap harus terpenuhi untuk menjaga stamina tubuh. Pasalnya, kekurangan cairan bisa membuat tubuh jadi lemas sehingga tidak dapat beraktivitas secara optimal.
Ingat, saat sahur lebih baik hindari minuman yang bersifat diuretik atau yang memicu tubuh terus berkemih, contohnya kopi atau minuman bersoda. Lebih baik, konsumsi air putih untuk kebaikan kesehatan Anda saat puasa.
3. Olahraga rutin
Jika kebutuhan makanan dan cairan terpenuhi, langkah selanjutnya untuk menjaga stamina tubuh adalah dengan tetap rutin olahraga. Puasa tidak menjadi hambatan bagi Anda untuk berolahraga.
Anda hanya perlu menyesuaikan waktu olahraga saat puasa dan jenis latihannya. Anda bisa memilih olahraga di sore hari menjelang berbuka karena setelahnya Anda bisa langsung minum dan makan untuk mengisi kembali energi yang hilang.
Tidak perlu setiap hari, Anda cukup melakukan aktivitas ini selama bulan puasa sebanyak 2 hingga 3 kali per minggu dengan lamanya latihan 30 – 45 menit. Untuk jenis latihannya, sebaiknya Anda lebih fokus pada latihan kekuatan untuk menghindari kehilangan massa otot selama bulan Ramadan.
Anda bisa memilih aktivitas aerobik, seperti joging, berenang, bersepeda, atau jalan cepat. Kombinasikan dengan latihan kekuatan seperti plank, push-up, atau sit-up.
4. Istirahat yang cukup
Puasa membuat Anda cenderung kurang tidur sehingga penting memperhatikan kembali waktu beristirahat. Di samping itu, Anda tetap harus bekerja dan rutin menjalani olahraga selama puasa.
Tentu tidur menjadi sangat penting karena ini adalah waktunya bagi tubuh untuk beristirahat dan memulihkan diri. Untuk mengakali tidur cukup selama berpuasa, cobalah untuk tidur malam lebih awal.
Hindari berbagai aktivitas yang bisa membuat Anda tidur lebih larut, seperti menonton TV atau bermain ponsel. Anda sebaiknya juga menghindari begadang jika tidak penting untuk menjaga stamina tubuh tetap stabil saat menjalani puasa.
5. Pilih makanan sehat saat berbuka puasa
Setelah seharian berpuasa, selalu ada godaan untuk memanjakan diri dengan mengonsumsi minuman dingin, makanan manis, ataupun gorengan. Namun, bulan Ramadan masih akan berlanjut selama beberapa hari ke depan dan Anda perlu menjaga stamina saat puasa di esok hari.
Sebenarnya Anda boleh saja mengonsumsi gorengan atau makanan manis-manis untuk buka puasa, tapi ingat sesekali saja. Jangan terlalu sering karena tidak baik untuk kesehatan tubuh.
Anda bisa memilih menu buka puasa yang sederhana dan menyehatkan, seperti segelas air putih dan kurma. Kemudian, beri jeda sekitar 30 menit atau lebih untuk makan malam. Menu makan malamnya tetap harus mengandung gizi seimbang. (*)
Sumber: hellosehat.com
About The Author
- Penulis: BNews 7



Saat ini belum ada komentar