Sekolah di Jateng Mulai Belajar Tatap Muka, Bagaimana dengan Kabupaten Magelang?

BNews—JATENG— Beberapa daerah di Jawa Tengah mulai menggelar pembelajaran tatap muka di tengah pandemi covid-19. Pembelajaran tatap muka digelar berdasarkan ketentuan dari satuan tugas Covid serta pemerintah daerah setempat.

Salah satu syarat tatap muka adalah jika satuan pendidikan berada di zona hijau. Meski diperkenankan dilakukan tatap muka, namun para tenaga pendidik hingga siswa wajib mengikuti protokol kesehatan dengan ketat.

Beberapa daerah juga menyiasati agar tidak terjadi kerumunan dengan skenario shif. Atau masuk sekolah secara bergantian serta pembatasan jam pelajaran.

Beberapa daerah yang memperbolehkan sekolah tatap muka di sekolah diantaranya adalah Kabupaten Semarang dan Batang. Di Kabupaten Semarang misalnya, pembelajaran secara langsung diperbolehkan di sekolah yang masuk zona hijau, yakni di Kecamatan Kaliwungu.

”Pembelajaran tatap muka diperbolehkan digelar, namun hanya untuk sekolah yang masuk zona hijau,” tegas Kepala Disdikbudpora Kabupaten Semarang Sukaton Purtomo, Selasa (4/8).

Sukaton menerangkan, tatap muka ditengah pandemi tidak diartikan sempit. Artinya, pembelajaran tidak harus dilakukan dalam lingkungan sekolah.

”Selain siswa datang ke sekolah, pembelajaran tatap muka juga bisa dilakukan di rumah siswa dengan cara para pengajar berkunjung ke rumah muridnya,” terangnya.

Loading...

Sementara itu di Kabupaten Batang, pembelajaran tatap muka di sekolah sudah dimulai sejak Senin (3/8). Namun hanya di sekolah yang terletak di Kecamatan Gringsing saja karena wilayah tersebut berstatus hijau.

Selain itu, pembukaan pembelajaran tatap muka menjawab kegelisahan pelajar, wali murid dan guru. Sebab, Karena semuanya menginginkan pembelajaran tatap muka dibuka.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (Klik di sini)

”Kami hanya memperbolehkan sekolah di zona hijau yang bisa menerapkan hal itu (tatap muka. Selain itu kami terapkan sistem masuk bergantian dan pembatasan jam pelajaran yang mana hanya sepertiga dari total siswa yang boleh masuk setiap harinya,” ujarnya.

Di Kabupaten Magelang, Kepala Disdikbud Azis Amin menegaskan jika pembelajaran tatap muka di sekolah belum diperbolehkan. Alasannya adalah menunggu wilayahnya zona hijau alias sebuah daerah sudah tidak ada kasus atau infeksi virus corona.

”Pembelajaran tatap muka di sekolah bisa dilakukan kalau sudah zona aman atau hijau. Serta mendapat ijin dari Pemda Magelang dan orang tua atau wali murid,” jelasnya. (han)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: