Sekolah Di Kabupaten Magelang Akan Mulai Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka

BNews–MAGELANG–  Dinas Pendidikan dan Kebudayan (Disdikbud) Kabupaten Magelang berencana akan melakukan uji coba pembelajaran tatap muka di wilayahnya. Hal ini mengingat rencana pemerintah pusat untuk mulai proses pembelajaran pada bulan Juli 2021.

Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Magelang, Azis Amin mengatakan di wilayahnya akan dimulai uji coba mulai tanggal 5-16 April 2021.  “Uji Coba pembelajaran tatap muka akan berlangsung di 4 sekolah. Yakni SMA Van Lith Muntilan, SMK Ngablak, MAN 2 Tegalrejo dan SMP N 1 Mungkid,” katanya saat diwawancarai Borobudurnews.

Selanjutnya, kata Amin setelah proses uji coba pembelajaran tatap muka tersebut akan dilakukan evaluasi pada tanggal 19-23 April 2021.

“Untuk tahapan sampai saat ini baru persiapan SOP protokol kesehatan dan sosialisasi di sekolah sekolah tersebut,” imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan juga bahawa guru di sekolah yang menjadi tempat uji coba pembelajaran tatap muka suka menerima vaksinasi. “Untuk guru guru di lokasi yang akan untuk uji coba tatap muka sudah menerima vaksin covid-19,” ujarnya.

Sementara untuk guru lainnya, lanjutnya masih belum semua. “Masih proses persiapan,” imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan juga,  bahwa terdapat 140 sekolah di Jawa Tengah akan melaksanakan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) tahap pertama pada 5-16 April mendatang. Uji coba PTM itu akan diselenggarakan di tingkat SMP, SMA SMK dan MA dan belum dilakukan di tingkat SD, TK dan PAUD atas dasar masukan dari sejumlah ahli.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

“Uji coba akan dilakukan di 35 SMP, 35 SMA, 35 SMK dan 35 MA di masing-masing wilayah di Jawa Tengah. Untuk SD, TK dan PAUD belum dilakukan karena ada masukan dari para ahli termasuk Ikatan Dokter Indonesia untuk menunda dulu,” ujar Gubernur jateng Ganjar Pranowo di rumah dinasnya, Senin 22 Maret 2021.

Pada pelaksanaannya akan diterapkan ketentuan ketat dan mempertimbangkan kondisi wilayah secara epidemologis. Ganjar mengatakan Dinas Kesehatan dan Satgas akan terus melakukan pemantauan dan pendampingan pelaksanaan program ini. Selain itu, pihak sekolah dan orang tua siswa diminta kooperatif dengan wajib melakukan protokol kesehatan dari siswa berangkat, di dalam sekolah, hingga pulang ke rumah.

“Selain itu, semua guru yang melaksanakan PTM saya minta divaksin semuanya agar mereka aman. Saya sudah meminta Disdikbud dan Dinkes menginventarisasi sekolah yang akan melaksanakan tatap muka dan melakukan vaksinasi secepatnya,” kata Ganjar.

“Semua sekolah yang menggelar PTM juga harus menyiapkan sarana prasarana protokol kesehatan. SOP harus ketat dan kami akan minta laporan harian dari pelaksanaan itu,” ujarnya.

Setelah uji coba tahap pertama sukses, maka akan dilakukan evaluasi pada 19-23 April 2021. Setelah itu, uji coba tahap kedua akan digelar pada 26 April-7 Mei dengan penambahan jumlah sekolah atau penambahan siswa. “Sementara tanggal 12 Juli sampai September akan dilakukan uji coba tahap ketiga yang diharapkan sudah ada adaptasi baru,” katanya.

Setiap sekolah yang akan menggelar PTM wajib mematuhi pedoman pembinaan pengawasan satuan pendidikan yang dikeluarkan Kemenkes. “Kami sudah menggelar rapat koordinasi dengan lintas sektoral, termasuk kabupaten/kota dan Kemenag terkait hal ini. Mereka sudah mengusulkan nama-nama sekolah yang akan melakukan PTM,” kata Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng, Hari Wuljanto.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Kabupaten/kota yang mengusulkan lebih dari satu jenjang pendidikan PTM diserahkan kepada bupati/wali kota dengan pengawasan ketat dan pendampingan dari Pemprov.

“Kalau ada satu siswa saja yang positif, maka PTM harus ditutup. Sekolah yang terdapat kasus positif, harus memperbaiki prokesnya, memenuhi sarana prasarananya dan jika setelah evaluasi dimungkinkan untuk dibuka kembali, maka akan dibuka. Jadi fleksibel,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan PTM hanya diikuti 70-110 siswa per sekolah. Jam pembelajaran tidak lebih dari 4 jam sehari, dengan satu mata pelajaran maksimal 30 menit tanpa istirahat.Berikut nama-nama sekolah yang akan diikutsertakan dalam pembelajaran tatap muka di Jawa Tengah.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)
  •  Kota Semarang: SMAN 4 , SMKN 7  MAN 1, dan SMPN 5
  • Kabupaten Semarang: SMAN 1 Ungaran, SMKN 1 Tengaran, MAN 1, SMPN 1 Ungaran;
  • Demak: SMAN 1, SMKN 1, MAN, dan SMPN 2,
  • Jepara: SMAN 1, SMKN 1 Kalinyamatan, MAN 1 , dan SMPN 2
  • Kudus, SMAN 1 Bae, SMK Wisuda Karya, MA NU Banat dan SMPN 1 Jekulo
  • Pati: SMAN 1, SMKN 1, MAN 1 dan SMPN 3.
  • Rembang: SMAN 1 Sulang, SMKN 1, MAN 2 dan SMPN 1 Kragan
  • Purwodadi:  SMAN 1 Wirosari Grobogan, SMKN 1, MAN 1 Grobogan, dan SMPN 1 Grobogan
  • Blora: SMAN 1, SMKN 1 Jepon MAN, dan SMPN 1 Todanan.
  • Salatiga: SMAN 2, SMKN 1, MAN dan  SMPN 2
  • Boyolali: SMAN 2, SMKN 1 Boyolali, MAN 1, dan  SMPN 1
  • Klaten: SMAN 3, SMKN 3, MAN 1, dan SMPN 2
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)
  • Karanganyar: SMAN 1, SMKN 1,  MAN 1,dan  SMPN 1
  • Sragen: SMAN 1, SMKN 2, MAN 1, dan  SMPN 1
  • Wonogiri: SMAN 1, SMKN 1,  MAN, dan SMPN 1
  • Surakarta: SMAN 1, SMKN 4, MAN 1, dan SMPN 4
  • Sukoharjo: SMAN 1, SMKN 1, MAN, dan SMPN 1
  • Kota Magelang: SMAN 3, SMKN 3, MAN, dan SMPN 1
  • Kabupaten Magelang; SMA Vanlith, SMKN Ngablak, MAN 2, dan SMPN 1 Mungkid
  • Purworejo: SMAN 1, SMKN 1, MAN, dan SMPN 1
  • Temanggung: SMAN 1 Parakan SMKN 1, MAN, dan SMPN 2 Temanggung
  • Banjarnegara: SMAN 1 Wanadadi, SMKN 1 Punggelan, MAN 2, dan  SMPN 1 Madukara
  • Purbalingga : SMAN 1 Bobotsari, SMKN 2 , MAN, dan SMPN 1
  • Kebumen: SMAN 1, SMKN 2, MAN 1, dan SMPN 1
  • Wonosobo: SMAN 1 , SMKN 1, MAN 2, dan SMPN 1 Kertek
  • Purwokerto: SMAN 2, SMKN 1 Banyumas, MAN 1 Banyumas dan SMPN 9
  • Cilacap: SMAN 3, SMKN 2, MAN 1, dan SMPN 1
  • Kota Tegal: SMA Al Irsyad SMK Muhammadiyah,  MAN , dan  SMPN
  • Brebes: SMAN 3, SMKN 1 Kersana, MAN 1 dan SMPN 1
  • Pekalongan: SMAN 1 Kedungwuni, SMKN 1 Sragi, MAN dan SMPN 1 Petungkriyono
  • Pemalang: SMAN 1, SMK Muhammadiyah 1, MAN, dan SMPN 1 Bodeh Slawi: SMAN 3, SMKN 1, MAN 1, dan SMPN 1 Slawi
  • Kendal: SMAN 1,  SMKN 2, MAN dan SMPN 1 Weleri
  • Kabupaten Batang: SMAN 1 Gringsing, SMKN 1 Warungasem, MAN dan SMPN 2
  •  Pekalongan: SMAN 1, SMKN 2, MAN 1 , dan SMPN 2

(bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: