Seorang Ibu Bikin Laporan Palsu Kasus Pencurian, Namun Dibebaskan

BNews—YOGYAKARTA—Seorang ibu rumah tangga di Yogyakarta nekat membuat laporan polisi palsu. Perempuan berinisial R, 24, ini mengaku telah menjadi korban pencurian dengan kekerasan.

Kapolresta Yogyakarta, Kombes Sudjarwoko mengatakan, R datang ke Polsek Kotagede untuk membuat laporan pada 4 Agustus lalu. Ia mengaku sepeda motor miliknya telah dicuri bahkan dirinya sempat mengalami kekerasan Di Jalan Nyi Wiji Adisono, Kotagede, Kota Yogyakarta.

”Dengan laporan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan. Setelah mengurutkan kronologi kejadian yang dialami R, anggota menemukan kejanggalan,” kata dia, kemarin (12/8/2020).

Dari kejanggalan tersebut, lanjut Sudjarwoko, pihaknya melakukan pembuktian dan ternyata laporan yang R buat adalah palsu. Polisi pun langsung meminta keterangan dan akhirnya R mengakui jika sebenarnya tidak menjadi korban perampokan.

”R membuat laporan palsu karena ada permasalahan ekonomi. Jadi motor yang dikatakan hilang karena dicuri itu ternyata digadai Rp 2.250.000, dan uang hasil gadainya digunakan untuk membayar kontrakan rumah, hutang dan cicilan,” jelas dia.

DPD PKS Magelang Ramadhan

Sudjarwoko menuturkan, alasan R melakukan tindakan nekat tersebut karena faktor ekonomi. Sang suami telah kehilangan pekerjaannya karena Covid-19 sementara motor yang digadaikannya itu adalah harta satu-satunya.

Kendati demikian, sebagai penegak hukum dan dirinya sebagai Kapolresta Yogyakarta membuat pengecualian. Berdasarkan pertimbangan azas manfaat apabila pemberkasan berlanjut maka R akan mengalami kerugian yang cukup besar. Salah satunya adalah kerugian rumah tangga dan anaknya bisa terlantar.

”Saya sampaikan kepada Kasat Reskrim soal kebijakan saya, ya sudah kita berikan peringatan ke yang bersangkutan agar tidak terulang lagi. Padahal sebenarnya laporan palsu adalah tidak pidana dan sesuai pasal 242 (KUHP) bisa kena 7 tahun,”  pungkas Sudjarwoko. (*/mta)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: