ISNU Magelang Gandeng Indonesia Britain Centre (IBEC), Fasilitasi Kader NU Lanjut Studi Di Universitas Inggris

BNews-MAGELANG– ISNU Scholarship Hunters materi yang ke -5 sukses digelar ISNU Kabupaten Magelang. Dari total 50 materi dalam 6 bulan, mereka kali ini mengundang IBEC (Indonesia Britain Centre).

Dalam sambutannya acara tersebut oleh ketua ISNU Kabupaten Magelang Ibrahim Nawawi, menyampaikan; bahwa ISH (ISNU Scholarship Hunter) merupakan salah satu program unggulan dari ISNU Kabupaten Magelang.

“Dengan kegiatan ini diharapkan mampu membuka wawasan tentang Pendidikan s2 (magister) (Doktor) s3 luar negeri; dan bagaimana mempersiapkan diri untuk meraih beasiswa dan sekolah di Luar Negeri khususnya di United Kingdom,” katanya.

Hal ini, lanjutnya PC ISNU Kabupaten Magelang lewat program ISH bekerjasama dengan IBEC (Indonesia Britain Education Centre). Yakni lembaga resmi British council perwakilan berbagai universitas di United Kingdom.

“Kegiatan ini diikuti oleh 45 lebih peserta. Kegiatan ISH pada pertemuan materi ke 5 pada tanggal 29 Agustus 2029 diisi oleh Setyadhi Hendra; yakni dari Senior Counsellor IBEC Indonesia Britain Education Center,” tandasnya.

Hendra memberikan materi kepada peserta ISH berkaitan dengan bimbingan mencari beasiswa Magister (S2); dan Doktor (S3)di universitas-Universitas Inggris.

Materi-materi pembukaan yang disampaikan berkaitan dengan bagaimana kehidupan di Inggris dari budaya; makan, kehidupan beragama dan sebagainya.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Selanjutnya narasumber menyampaikan materi berkiata dengan nama-nama perguruan tinggi di Inggris dan program studi sasaran yang bisa dituju. Durasi kuliah di Inggris. sistem pembelajaran kuliah pasca sarjana di Inggris.

“Metode assessment pada perkuliahan di Inggris.syarat-syarat untuk kuliah di UK. Serta living cost di Inggris. Serta peluang beasiswa S2 S3 di Inggris. Materi yang tidak kalah penting adalah IBEC (Indonesia Britain Education Centre),” kutip dari materinya.

Sebagai Perwakilan Resmi Universitas-universitas Inggris yang didirikan oleh British Council pada tahun 1998; dan bertanggung jawab untuk membantu siapa saja yang ingin belajar di Inggris TANPA BIAYA (Gratis).

“Jika mau dalam belajar maka akan ada proses yang menunggu untuk dilewati” . Namun dalam realisasinya untuk menjadi orang yang “Mau” itu cukup keras konsekuensinya tandas Henra (IBEC),” tandas Hendra.

Para peserta bimbingan (ISH) sangat berantusias sehingga kegiatan ini berl ngsung sampai malam.

Sebagaimana disampaikan salah satu peserta Abdur Rahim yang merupakan salah satu peserta ISH dan alumni Universitas Tidar; menyampaikan aprisiasinya.

“Keren juga sih sepertinya perlu di jajal untuk mencari ilmu di universitas2 UK. Kesan materi Hari ini sebenarnya bagus keren dan sebetulnya simple, semuanya bisa didapatkan,” kesannya. (adv)

About The Author

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!