Seorang Ibu di Borobudur Temukan Anaknya Tewas Gantung Diri

BNews—BOROBUDUR—Pulang dari sawah seorang ibu di Borobudur dikagetkan melihat anaknya. Pasalnya anaknya sudah duduk tidak bernyawa karena gantung diri (17/10).

Kapolsek Borobudur AKP Aldino Agus Anggoro membenarkan kejadian tersebut. “Benar kami dapat laporan bahwa ada kasus gantung diri. Korban bernama Riyanto, 27 warga Wonotigo Desa Kembanglimus Kecamatan Borobudur,” katanya (18/10).

Advertisements


Dijelaskan untuk kronologi, saat itu ibu korban bernama Kotimah, 56 pulang dari sawah mengambil buah keluwih. “Ibu korban masuk dari pintu belakang dapur. Saat masuk melihat anaknya dalam posisi duduk tidak bernyawa,” imbuhnya.


“Saat dilihat oleh ibunya, terdapat tali raffia berwarna biru melilit di lehernya dalam kondisi terputus. Kemudian ibu korban langsung berteriak meminta pertolongan tetangga,” jelasnya.

Saat itu dua tetangga korban bernama Bedjo dan Lilik Pramita mendengar terikan ibu korban langsung datang menghampirinya. “Saat di lokasi mengecek nafas korban, ternyata sudah tidak ada. Selanjutnya kasus itu dilaporkan ke Polsek Borobudur dan petugas mendatangi TKP,” paparnya.

Saat itu korban langsung di evakuasi ke Puskesmas Borobudur untuk dilakukan identifikasi. “Dari hasil pemeriksaan medis tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan,” ungkapnya.

“Petugas yang melakukan olah TKP menyimpulkan korban meninggal dunia karena gantung diri,” pungkasnya. (bsn)

1 Comment
  1. Heni Trinawati says

    Bismillahirrohmaanirrohim
    Maraknya kasus bunuh diri yang akhir akhir ini justru dilakukan oleh laki laki berusia produktif patut menjadikan perhatian khusus bagi orang tua, masyarakat dan negara. Karena bunuh diri bisa dilakukan karena banyak faktor. Bisa ekonomi, pergaulan, atau karena obsesi. Sebagai orang tua jaman sekarang memang tak mudah untuk mendidik anak. Terlebihtantangan jaman sekarang membutuhkan kekuatan iman dan taqwa pada anak, orang tua (keluarga), masyarakat dan negara. Tanpa itu kita akan tetap akan melihat kasus seperti ini terulang. Tontonan televisi atau film² kebanyakan memperlihatkan seolah² bunuh diri adalah solusi akhir bagi masalah yang tak teratasi padahal bunuh diri justru mendapatkan siksa di akhirat dan di dunia mendapatkan predikat buruk.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: