Simak! 7 Cara Agar Baterai Smartphone Android Tahan Lama

BNews—TIPS— Smartphone saat ini nampaknya telah menjadi salah satu perangkat wajib yang digunakan untuk mendukung aktivitas sehari-hari. Bukan hanya sekedar komunikasi, pengguna kerap menggunakan untuk keperluan pekerjaan hingga hiburan.

Tentunya dengan penggunaaan hampir seharian dapat menguras baterai lebih cepat. Kendati demikian, ada beberapa cara agar baterai Smartphone Android bisa bertahan lebih lama.

Berikut beberapa langkah yang bisa diterapkan agar baterai Smartphone Android bisa bertahan lebih lama sebagaimana dihimpun IDNTimes

Mematikan GPS atau lokasi ketika tidak digunakan

Salah satu faktor terbesar mengapa baterai cepat habis adalah GPS atau lokasi yang terus menyala. Oleh karena disarankan untuk mematikan sepenuhnya ketika tidak digunakan.

Jika kamu tidak suka dengan cara ini, maka coba alternatif lain dengan mematikan izin lokasi untuk aplikasi yang tidak memerlukannya sepanjang waktu. Dengan cara ini, kamu secara tidak langsung memblokir beberapa aplikasi terkait untuk menggunakan lokasi di latar belakang. Ini dapat secara signifikan menghemat daya tahan baterai.

Mengaktifkan Dark Mode

Selain untuk memberikan kenyamanan ekstra bagi mata, Dark Mode juga dibuat untuk menghemat daya baterai. Terlebih untuk HP dengan layar OLED, Dark Mode akan bekerja lebih baik.

Ketika Dark Mode diaktifkan, Layar OLED akan menonaktifkan piksel secara individual dan memungkinkannya untuk mengonsumsi lebih sedikit daya. Selain mengaktifkan Dark Mode, untuk menyempurnakannya, kamu juga bisa memasang wallpaper bertema gelap dan mengaktifkan mode malam di aplikasi seperti Twitter dan Instagram.

Membatasi penggunaan aplikasi di latar belakang

Kebanyakan aplikasi yang kamu buka, masih akan tetap aktif meskipun telah kamu tutup. Aplikasi-aplikasi tersebut berjalan di latar belakang dan diam-diam menguras daya baterai sekalipun tidak benar-benar digunakan.

Untuk membatasi aplikasi tersebut agar tidak berjalan di latar belakang caranya cukup sederhana. Kamu hanya perlu ke Notifikasi > Aplikasi dan Notifikasi > Lanjutan > Baterai > Pembatasan latar belakang. Jika itu dirasa terlalu rumit, maka kamu bisa mencoba lewat aplikasi third-party bernama Greenify.

Memonitor aplikasi yang berjalan

Faktor lain penyebab baterai bisa cepat habis adalah aplikasi yang berfungsi tidak seperti seharusnya. Ini umumnya disebabkan oleh bug atau virus yang mungkin diam-diam berjalan di latar belakang. Untuk memantau penggunaan baterai per aplikasi, pergi ke Pengaturan > Baterai > Menu > Penggunaan Baterai.

Jika ada aplikasi yang jarang kamu gunakan, ada baiknya untuk di-uninstall. Berikut beberapa aplikasi yang diketahui paling boros baterai antara lain, Snapchat, Tinder, Facebook, Messenger, Microsoft Outlook dan CleanMaster.

Beralih ke aplikasi alternatif yang lebih ringan

Masih berkaitan dengan poin nomor 4, jika kamu masih ingin menggunakan aplikasi favorit meski diketahui boros baterai, adalah dengan menggunakan aplikasi alternatifnya. Biasanya, aplikasi populer memiliki aplikasi versi ringan atau lite, yang selain hemat kapasitas juga hemat daya baterai.

Aplikasi lite umumnya ditujukan untuk penggunaan di HP jadul dengan spesifikasi seadanya. Namun, jika HP kamu sudah gahar namun masih ingin baterainya lebih hemat lagi, maka bisa menggunakan aplikasi-aplikasi lite tersebut.

Menonaktifkan Google Assistant

Sementara Google Assistant menawarkan fungsi yang memudahkan pengguna, di sisi lain, Assistant juga menjadi salah satu fitur paling menguras daya baterai di Android. Itu dikarenakan Assistant menjalankan banyak pekerjaan dalam satu waktu.

Jika kamu tidak terlalu bergantung dengan Assistant, maka disarankan untuk menonaktifkannya saja. Untuk caranya terbilang tidak simpel, kamu perlu ke aplikasi Google > Lainnya > Setelan > Asisten Google > di bawah tab Asisten pilih Telepon > lalu nonaktifkan Google Assistant.

Mengatur sinkronisasi

Notifikasi memang penting, namun jika kamu merasa notifikasi yang terus-terusan itu mengganggu maka ada baiknya untuk menonaktifkannya. Ini mungkin membuat aktivitas seperti melihat konten baru harus dilakukan secara manual, namun di satu sisi, ini menguntungkan karena juga dapat menghemat baterai.

Sinkronisasi yang aktif membuat aplikasi terus berjalan di latar belakang, dan lambat laun, menguras daya baterai. Untuk menonaktifkan sinkronisasi, pergi ke Pengaturan > Akun lalu nonaktifkan di bagian paling bawah yaitu Otomatis sinkronkan data. (mta)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: