SMP Muhammadiyah Plus Gunungpring Wisuda Kelulusan Secara Virtual

BNews–Muntilan,- SMP Muhammadiyah Plus (M Plus) Gunungpring, Muntilan, menggelar wisuda purna siswa Kelas 9 Angkatan ke-11 secara virtual beberapa waktu yang lalu. Hal ini dilakukan guna menghindari kerumunan murid dan orang tua di satu tempat.

Kepala SMP M Plus Gunungpring Efi Nurul Utami mengatakan kelulusan sekolah merupakan salah satu momentum penting dalam rangkaian kehidupan manusia. Namun apa jadinya jika momen tersebut terkendala oleh kondisi darurat kesehatan akibat pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

“Mengutamakan kepentingan umum dalam bentuk pelaksanaan protokol kesehatan dalam setiap menjalankan aktifitas di satuan pendidikan perlu tetap dilakukan. Hal ini sebagai langkah kewaspadaan, akan tetapi disisi lain perlu adanya apresiasi terhadap setiap prestasi siswa,” katanya (10/6/2020).

Kreativitas sekolah sangat dibutuhkan untuk mengapresiasi perjuangan siswa selama 3 (tiga) tahun yang akhirnya bisa mencapai kelulusan. “ Sejumlah 88 siswa dinyatakan lulus. Sebelum pelaksanaan wisuda dewan guru menyerahkan pengumuman kelulusan secara delivery atau diantar ke rumah masing-masing siswa dengan tetap menjaga protokol kesehatan,” imbuhnya.

Sedangkan, lanjutnya pelaksanaan prosesi wisuda dilakukan melalui virtual atau tatap muka online dengan guru berada di sekolah. “Sementara para siswa dan orang tua tetap di rumah masing-masing” ujarnya.

Simbolisasi wisuda berupa penyerahan ijazah dan lainnya kepada siswa sebagai tanda kelulusan dilakukan oleh orang tua atau wali secara berurutan di rumah masing-masing. Dimana saat proses penyerahan secara satu persatu ditampilkan melalui layar yang ada di sekolah.

DOWNLOAD MUSIK MUSIK MELOW (KLIK DISINI)

Efi Nurul Utami dalam sambutan virtualnya  memberikan motivasi dan semangat kepada para peserta wisuda yang nantinya akan menjadi generasi penerus bangsa ‘Generasi Emas Indonesia.

“Ada banyak hikmah yang mampu dijadikan pembelajaran hidup ketika wabah Covid-19 terjadi. Diantaranya pentingnya menumbuhkan persatuan sekaligus solidaritas sosial dalam  mengatasi setiap persoalan. Dan perlu adanya program – program yang berorientasi pada terwujudnya kemandirian khususnya dalam persolan ketahanan pangan,” paparnya.

 Kemudian juga, menurutnya perlunya menerapkan pola hidup sehat dalam aktifitas keseharian baik di dalam maupun di luar rumah. “Tidak sekadar dari nilai-nilai atau angka-angka yang diperoleh selama di meja pembelajaran atau prose seremonial wisuda ini. Namun pembuktian berikutnya adalah kemampuan para lulusan  dalam menerapkan ilmu yang telah diperolehnya,” pungkasnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: