Soal Exit Jalan Tol Jogja-Bawen Di Palbapang Magelang Bisa Bergeser
- calendar_month Sel, 5 Apr 2022

MASTER PLAN: Peta konstruksi jalan tol Jogja-Bawen. (dok istimewa)
BNews–MAGELANG– Proses pembebasan lahan di Kabupaten Magelang untuk proyek tol Jogja-Bawen terus dilakukan.
Meski begitu, sampai saat ini exit tol di wilayah Kabupaten Magelang belum ada keputusan. Mulanya direncanakan di daerah Palbapang.
“Sampai hari ini, yang dulunya di Palbapang, belum ada keputusan. Jadi kami belum tahu,” ujar Kepala Bidang Penataan Ruang dan Pertanahan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Magelang Adang Atfan Ludhantono.
Ia mengungkapkan bahwa ditundanya pembangunan exit tol di Palbapang karena berdasarkan Perpres no 58 tahun 2014 masuk pada zona lindung arkeologis. Sehingga butuh analisa heritage impact assessments (HIA) ke Unesco.
“Ketika menyentuh, diarahkan menjadi zona lindung arkeologis, itu kan harus ada HIA sampai ke Unesco,” ujarnya.
Kata Adang, karena pembangunan exit tol di Palbapang belum ada kepastian, maka untuk warga yang memiliki lahan di sekitarnya belum diundang saat konsultasi publik.
Kemungkinan, lanjutnya exit tol pun akan bergeser, untuk menghindari HIA.
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)
Ditambahkan, untuk exit tol Jogja-Bawen di Jawa Tengah yang sudah jelas pembangunannya berada di Kabupaten Semarang, Kabupaten Temanggung dan Kota Magelang.
Sebelumnya diberitakan, tahap pembangunana jalan tol tersebut saat ini masih pada pematokan lahan. Selanjutnya nanti menunggu Surat Keputusan (SK) Penetapan Lokasi (PenLok) dari Gubernur Jawa Tengah.
Meskipun diketahui bersama, peletakan batu pertama proses pembangunana Jalan Tol Jogja-Bawen sudah dilakukan akhir Maret 2022 lalu di wilayah Sleman Yogyakarta. (*(
About The Author
- Penulis: BNews 2





Saat ini belum ada komentar