Soal Sengketa Tanah Antara Akademi TNI dan Pemkot Magelang, Ini Saran Ganjar

BNews—JATENG—Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyarankan persoalan sengketa aset tanah antara Akademi TNI dan Pemerintah Kota Magelang diselesaikan secara kekeluargaan.  Kedua belah pihak tidak perlu bersitegang dalam menyelesaikannya.

Menurut Ganjar, masalah tersebut sudah lama dan antara kedua belah pihak bisa saling berkomunikasi untuk bersepakat. ”Toh asetnya juga milik pemerintah bukan aset pribadi. Saya kira baik untuk diberikan solusi yang lebih kekeluargaan,” kata Ganjar, Selasa (7/7/2020).

Ganjar menjelaskan, aset tanah seluas 40.000 meter persegi tersebut sudah di serahkan kepada Pemkot Magelang. Sejak masa kepemimpinan Gubernur Jawa Tengah Mayor Jenderal TNI (Purn) Muhammad Ismail.

“Menurut data, pada zaman Pak Ismail (Gubernur Jateng) ini tentara semua waktu itu, Pak Mendagri Soepardjo Rustam dan Pak Wali Kota Bagus Panuntun juga,” jelasnya.

Menurut Ganjar, kala itu dalam penyerahan aset tersebut merupakan hibah yang telah disepakati kedua belah pihak. Kemudian ada surat sekarang yang mengatakan ada kekeliruan administratif, karenanya perlu diselesaikan dengan duduk bersama dan saling berkomunikasi untuk bersepakat.

“Saat itu, ada penyerahan aset kepada Kota Magelang dan rasa-rasanya waktu itu menurut saya adalah hibah,” imbuhnya.

“Maka solusinya kalau sama-sama bersepakat. Oh ini sudah pernah kita sumbangkan kemudian ada kekeliruan dan mau dicabut ya dicabut, tidak jadi disumbangin kok, selesai,” sambungnya.

Dengan begitu, kata Ganjar, Pemkot Magelang dapat mencari tanah baru untuk membangun kantor baru. Sehingga tidak perlu ada situasi yang nantinya dapat memunculkan ketegangan, tentu hal tersebut sangat tidak baik antara aparat pemerintah.

Kemudian, apabila dari pihak Akademi TNI menginginkan ada tempat pengganti, maka bisa saling berkomunikasi untuk bersepakat menyelesaikan secara bersama-sama. “Dibicarakan, tinggal mana pilihannya saja agar terjalin sebuah kesepakatan. Kalau memang bisa dilakukan bersama-sama bisa dengan duduk baik,” pungkasnya.  (*/mta)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: