Sopir Truk Batu Tewaskan 6 Warga Jogja Ditetapkan Sebagai Tersangka

BNews—JOGJAKARTA— Sopir truk terguling yang menyebabkan enam orang meninggal di Sleman Jogjakarta ditetapkan sebagai tersangka. Pengemudi truk bernomor polisi AB 8242 ZU berinisial SOD ini kini ditahan di Polres Sleman.

Kabid Humas Polda DIJ Komisaris Besar Poliisi Yuliyanto mengatakan, sopir truk saat asal Beran, Sumberharjo, Kapanewon Prambanan ini ini telah ditahan di Polres Sleman. Sedang untuk truk posisinya sekarang juga telah disita.

”Penetapan tersangka setelah kepolisian melakukan pemeriksaan kepada yang bersangkutan,” kata Yuliyanto, Senin (6/9).

”Atas kejadian itu, sopir truk dikenakan pasal 310 dan 311 tentang Undang-Undang Lalu Lintas dengan ancaman enam tahun dan 12 tahun kurungan,” sambungnya.

Ia menjelaskan, meski sopir truk sudah ditetapkan sebagai tersangka, namun kepolisian masih mencari penyebab terjadinya kecelakaan tunggal tersebut. Hingga saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan intensif.

Saat kejadian tersebut, berdasarkan keterangan tersangka, yang berada di depan kabin truk adalah sopir dan kernet saja. Sembilan orang lainnya yang merupakan warga Daraman, Srimartani, Piyungan, Bantul berada di belakang semua.

Sembilan orang yang berada di bak terbuka tersebut yang mengalami cedera parah. Hingga enam orang di antaranya meninggal dunia.

Saat itu, SOD tidak bisa mengendalikan kendaraannya karena jalan posisinya menurun. Untuk kronologisnya, truk berjalan dari atas hendak turun ke bawah.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DI SINI)

Dalam posisi turunan tersebut, laju truk diganjal dengan batu, sehingga kalau mau bergerak batu harus disingkirkan terlebih dahulu dengan memasukkan gigi mundur agar batu pengganjal bisa diangkat.

Saat gigi mesin dinetralkan, truk langsung terperosok ke bawah hingga sopir susah untuk melakukan pengereman. Memasukkan gigi satu pun juga tidak bisa sehingga truk akhirnya bablas.

Diberitakan sebelumnya, kecelakaan tunggal terjadi di Gunungsari, Kalurahan Sambirejo, Kapanewon Prambanan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, Jumat, (3/9) malam. Saat itu, truk seang mengangkut batu melaju dari arah Tebing Breksi menuju Prambanan. Sebanyak sembilan orang ikut menumpang di atas truk.

Rencananya truk menuju Dusun Daraman, Kalurahan Srimartani, Kapanewon Piyungan, Bantul untuk kerja bakti pembangunan objek wisata. Namun dalam perjalanan, truk terguling di tikungan bawah pintu masuk objek wisata Tebing Breksi.

Dalam insiden ini enam orang meninggal dunia Yakni; Wahdini, 40; Suprapto, 45; Ali Fahrudin, 40; Heri, 39; Misbah, 40; dan Imam, 29. Keenam korban meninggal semuanya warga Daraman, Srimartani, Piyungan.

Lima orang lainnya luka-luka yakni; Tri Muryanto, Radit dan Jahid. Ketiganya warga Daraman, Srimartani, Piyungan, Bantul. Dua korban luka lainnya yakni SOD selaku sopir dan Noval sebagai kernet truk. Keduanya merupakan Beran, Sumberharjo, Prambanan, Sleman. (ifa/han)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: