Sudah 80 Ribu Pemudik Masuk di Jawa Tengah


BNews—SEMARANG— Himbaun kepada seluruh warga Jawa Tengah yang merantau untuk tidak kembali banyak diindahkan. Mereka sudah berbondong bondong masuk Jawa Tengah.


Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan sudah melakukan pendataan ke terminal terminal di Jawa Tengah. Hasilnya sudah ada 80 ribu lebih yang kembali ke kampung halamannya di Jawa Tengah.

“Anak-anak kita, anak bangsa, anak-anak saya, masak pulang enggak boleh? Kondisinya lagi sulit, bukan enggak boleh. Tapi ketika ini ada wabah, seperti anggota tubuh kita terkena kanker dan harus kita amputasi, sakit kan. Tapi harus kita lakukan agar tidak merambah ke mana-mana dan mengakibatkan kita mati,” kata Ganjar Pranowo dalam diskusi secara streaming bertajuk ‘Kerja Efektif Menghadapi Corona’, Sabtu (28/3).

Dia pun meminta agar seluruh bupati hinga wali kota di daerahnya, menyiagakan pasukan di sejumlah terminal untuk memeriksa kondisi kesehatan setiap pemudik yang tiba. Saat ini, kata dia, pihaknya belum memiliki jumlah alat rapid test untuk mengecek setiap orang yang datang.

“Kami cek satu-satu para bupati wali kota itu. Pak Bupati Wonogiri itu sampai turun langsung ke terminal, pasukannya dengan thermal gun, tapi kan ini udah asimtomatik. Paling ngeceknya sampai di tingkat itu. Kalau rapid tes screening juga belum sampai kita pada, belum ada peralatannya,” tuturnya.


Politikus PDIP itu pun menyayangkan beberapa masyarakat yang masih merasa kebal terhadap penularan virus corona. Dia ingin seluruh elemen masyarakat membantu pemerintah dalam menangani penyebaran virus.


“Hari ini orang-orang yang sombong merasa dirinya seperti layaknya superman bisa menyelesaikan, sudahlah sujudlah anda dalam-dalam, tidak bisa lagi kita membusung dada begitu, sudahlah,” kata dia.


“Makanya kita butuh bekerja sama. kekuatan kita mempersatukan seluruh kekuatan anak bangsa ini untuk memahami. Proses pemahaman ini ada yang cepet, sedang, ada yang lambat banget. Kita menyampaikan kepada masyarakat untuk menahan diri,” tutup dia. (lhr/wan)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: