Tak Pakai Masker, Masyarakat Banyumas Akan Didenda Rp 50 ribu

BNews–BANYUMAS– Aksi tegas diterapkan oleh Pemkab Banyumas untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19) di wilayahnya. Masyarakat atau pengunjung yang masuk wilayahnya diwajibkan mengenakan masker.

Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan, masyarakat wajib mengenakan masker atau penutup mulut di dalam atau luar ruangan. “Masyarakat yang tak menggunakannya akan mendapatkan sanksi berupa denda,” katanya.

Keputusan tersebut setelah terbit Surat Keputusan (SK) Bupati Banyumas dimana salah satu isinya menyatakan jika masyarakat Banyumas tidak mengenakan masker akan didenda dengan nilai rupiah.

“Besarannya telah diputuskan yakni minimal Rp 20 ribu atau maksimal Rp 50.000 per orang atau dikenakan kurungan selama tiga bulan penjara. Hal ini jika warga kedapatan tidak menggunakan masker. Keputusan ini hasil koordinasi dengan Ketua DPRD dan Forkompinda,” imbuhnya.

Namun, untuk penerapan denda tersebut, menurut Bupati setelah adanya sosialisasi dari Pemkab Banyumas serta adanya pembagian masker dari Pemkab Banyumas. “Nanti dendanya kita gunakan untuk beli penangkal lagi seperti hand sanitizer dan lainnya,” tandasnya.

Sementara Kepala Satpol PP Banyumas Imam Pamungkas mengatakan, pihaknya akan menerapkan tindakan yustisi untuk pelanggar. “Selama ini razia topeng sifatnya masih sosialiasai dan imbauan saja, bagi yang mendukung hanya menyetujui dan membuat surat persetujuan,” imbuhnya.

Imam mengatakan, hukuman tersebut telah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2020. Tentang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit di Kabupaten Banyumas yang sudah ditetapkan 21 April lalu.

Loading...

Menurutnya, hukuman tersebut akan dijatuhkan melalui proses persidangan. Saat ini pihaknya tengah berkoordinasi dengan pengadilan dan kejaksaan untuk sidang pengadilan secara online.

“Selama sembilan hari untuk menggunakan masker, mulai dari 15 April hingga 23 April 2020, total ada 1,615 orang yang terjaring razia karena tidak menggunakan masker,” pungkasnya. (*/her)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: