Tambah Satu Pasien Positif Covid-19 Baru di Kabupaten Magelang, Enam Sembuh

BNews—MAGELANG—Pemerintah Kabupaten Magelang memperbaharui data perkembangan jumlah kasus Covid-19 diwilayahnya, hari ini (4/8/2020). Terdapat enam pasien positif sembuh dan lima suspek pulang membaik.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi menuturkan para pasien positif yang sembuh berasal dari enam kecamatan. Yakni Kecamatan Salaman, Secang, Salam, Mertoyudan, Muntilan dan Sawangan.

“Ada enam yang sudah sembuh namun ada satu pasien positif baru berasal dari Kecamatan Tegalrejo,” kata dia.

Dengan pertambahan kasus tersebut, maka jumlah pasien terkonfirmasi positif saat ini ada 17 orang. Sementara jumlah kumulatif pasien positif yang sembuh sebanyak 154 orang.

“Untuk kasus suspek yang pulang membaik berasal dari Kecamatan Sawangan dan Muntilan, masing-masing ada dua orang. Kemudian satu orang dari Kecamatan Srumbung,” paparnya.

Saat ini juga ada pasien suspek baru yang berasal dari Kecamatan Salaman yakni dua orang. Kecamatan Mertoyudan dan Bandongan masing-masing satu orang.

“Untuk kasus kontak erat, hari ini ada empat kasus baru dan dua lulus pantau. Sehingga jumlah kasus kontak erat sebanyak 16 orang,” jelas Nanda.

Sementara itu, jumlah yang meninggal dunia berjumlah 49 kasus. Dengan rincian, 43 orang meninggal berstatus suspek dan enam lainnya berstatus positif Covid-19.

”Dengan masih adanya jumlah pasien terkonfirmasi positif, menandakan jika virus corona masih ada,” imbuhnya.

Terkait hal tersebut, Nanda meminta masyarakat agar tetap mematuhi imbauan Bupati Magelang, Zaenal Arifin. Seperti menerapkan disiplin pribadi dan kolektif secara bersama-sama dilingkungan masing-masing baik disiplin soal bekerja, belajar dan beribadah di rumah.

”Selain itu, juga wajib memakai masker saat keluar rumah, tidak berkerumun, jaga jarak minimal satu meter, sering mencuci tangan pakai sabun, konsumsi makanan bergizi, serta menjaga daya tahan tubuh,” pungkasnya.

Download Musik Keren (Disini)

Sebagai informasi, terdapat pergantian istilah yang tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia NoHK.01.07/MENKES/413/2020 tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease 2019 (COVID-19).

Keputusan ini ditandatangani Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan pada 13 Juli 2020. Yakni Pasien Dalam Pengawasan (PDP) menjadi kasus suspek kemudian Orang Dalam Pemantauan (ODP) menjadi istilah kontak erat. Sedangkan Orang Tanpa Gejala (OTG) menjadi kasus konfirmasi tanpa gejala (asimptomatik). (mta)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: