Tanda Tanda WhatsApp Sedang Dimata-matai

BNews—NASIONAL—WhatsApp merupakan salah aplikasi pesan instan terpopuler yang digunakan. Terbukti jumlah penggunanya diklaim telah mencapai 2 miliar orang di seluruh dunia per Februari 2020 lalu.

Fitur-fiturnya yang beragam dan mudah dioperasikan, membuat pengguna betah. Bahkan, aplikasi terus ditambah dengan fitur baru yang memudahkan pengguna, misal, daftar kontak teman lewat fitur scan QR code tanpa perlu masukkan nomor selulernya.

Namun di balik berbagai manfaatnya, WhatsApp juga menyimpan bahaya yang bisa mengintai para penggunanya. Profil akun seseorang di WhatsApp bisa dimanfaatkan sebagai celah bagi stalker atau penguntit untuk memata-matai aktivitas targetnya.

Download Aplikasi Borobudur News (Klik Disini)

Berikut lima tanda-tanda jika WhatsApp kamu sedang dimata-matai, seperti dilansir Kumparan.

Akun WhatsApp penguntit tersangka selalu online

Ketika kamu membuka WhatsApp, kamu akan langsung menerima pesan dari penguntit

Loading...

Penguntit secara konsisten memperhatikan profil dan selalu berkomentar saat kamu mengunggah Status

Kalau kamu mengganti foto profil, penguntit selalu mengomentari

Tanda centang segera berubah menjadi biru kapan pun kamu mengirim pesan pada orang itu

Bila, kamu khawatir menjadi target penguntit, maka bisa menonaktifkan fitur Last Seen dan Read Receipts pada pengaturan Privacy. Langkah ini agar penguntit tidak bisa melihat kapan terakhir kali kamu membuka WhatsApp dan apakah kamu sudah membaca pesan darinya atau belum.

Kendati demikian, kamu tidak bisa melihat Last Seen dan Read Receipts orang-orang di kontakmu. Apabila tak ingin menanggung risiko itu, kamu bisa menghapus kontak yang diduga sebagai penguntit dari daftar kontak di smartphone.

Kemudian ubah pengaturan Privacy pada semua fitur menjadi My Contacts. Cara ini diharapkan penguntit tak bisa lagi melihat seluruh aktivitasmu di aplikasi WhatsApp tanpa harus mengorbankan kenyamanan pengguna. (*/mta)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: