Tanggapan Warga yang Rumahnya Direhab Untuk Dukung KSPN Borobudur

BNews–BOROBUDUR- Terkait program rehab rumah guna mendukung proyek Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Borobudur sudah dimulai. Ratusan rumah di dua kecamatan di Kabupaten Magelang mengalami penataan ulang.

Program rehab rumah warga tersebut menyasar di 15 desa. Rinciannya 13 desa di Kecamatan Borobudur dan dua desa di Kecamatan Mungkid.

Salah satu warga Dusun Brojonolan Desa Wanurejo Kecamatan Borobudur, Fendi, 42, mengatakan rumahnya ikut di rehab karena masuk kawasan jalan koredor. “Jadi dulu rumah rumah warga di foto oleh petugas dan diajukan. Tanpa mengetahui rumah siapa itu, dan yang masuk area koredor masuk dalam program rehab” katanya.

Jadi jalan koredor ini, lanjutnya nantinya merupakan akses pejalan kaki dan pesepeda dari Candi Mendut ke Candi Borobudur. “Untuk di Dusun Brojonalan sendiri jumlah rumah yang dapat tidak tahu. Dari ujung jalan sekitar 600-an meter kanan kiri jalan koredor ini,” ujarnya.

Namun ia menyebutkan bahwa program rehab rumah ini tidak bersifat wajib dan harus. “Jadi awal sosialisasi ditawari plhe petugas mau tidak rumah direhab, dan ada beberapa warga yang menolak dan itu tidak masalah karena tidak wajib,” tuturnya.

Fendi menjelaskan untuk rehab rumah ini lebih dominan bagian teras rumah dan pagar dengan konsep klasik. “Jadi untuk desain sendiri tidak ada ketentuan harus bagaimana, untuk di koredor ini yang penting konsep klasik. Dan lebih banyak ke bata ekspose-nya,” paparnya.

Terkait anggaran yang diterima, Fendi menyampaikan bermacam-macam, ada yang Rp24 juta, Rp30 juta. Untuk klasifikasinya, Ia mengaku tidak mengetahui cara menghitungnya petugas.

Loading...
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

“Kalau punya saya sekitaran Rp32 juta, namun berwujud material. Sedangkan untuk tukang pengerjanya nanti ada pendamping khusus, ya kayak konsultan begitu dari petugas KSPN,” paparnya.

Rehap Rumah Brojonalan proyek KSPN Borobudur
Rehap Rumah Brojonalan proyek KSPN Borobudur

Dijelaskannya juga, bahwa untuk di wilayahnya kawasan koredor hanya rehab rumah bagian casing saja. “Jadi tidak ada homestay kalau di koredor ini, casing saja,” tegasnya.

Fendi juga mengungkapkan bahwa dirinya sangat mendukung proyek KSPN tersebut. “Ya dengan memperbolehkan direhab rumahnya ini menjadi salah satu wujud dukungan kami terhadap proyek KSPN ini,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan program rehap rumah warga tersebut menyasar di 15 desa. Rinciannya 13 desa di Kecamatan Borobudur dan dua desa di Kecamatan Mungkid.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

“Desa Ngrajek dan Desa Bojong Mendut ada di wilayah Kecamatan Mungkid. Yang lainnya di wilayah Kecamatan Borobudur,” ucap Asisten Teknis Balai Pelaksana Penyedia Perumahan Kementrian PUPR, Achja (16/11/2020).

Dijelaskannya, dalam program tersebut, pihaknya melakukan rehab rumah warga dan satu kamar dalam rumah tersebut dipergunakan untuk homestay.

“Intinya adalah stimulan bagi warga. Rumah direhab agar tampak luwes untuk mendukung pariwisata di Borobudur, dan satu kamar dijadikan homestay, sebagai stimulan. Harapannya, kedepan homestay tersebut bisa berkembang, agar masyarakat juga mendapat imbas positif karena kawasan Borobudur telah menjadi kawasan super prioritas wisata,” paparnya.

Untuk pendataan rumah warga yang akan direhab, menurut Achjat, pihaknya melibatkan pihak desa setempat terkait rumah warga yang akan direhab. Serta dalam pengerjaan rehab rumah pihaknya menggunakan tenaga tukang warga setempat.

Sebagian desa pembangunannya telah dilaksanakan pada pertengahan tahun ini, dan sebagian lagi pada bulan Oktober, dengan total anggaran Rp50 miliar. Sementara  sasaran 385 rumah yang sudah di SK-kan.

Secara garis besar, lanjutnya desain rumah dibuat tradisional, dengan hiasan batu bata ekspose. Terdapat gapura di halaman rumah, bagian depan rumah dibikin panggung dan lain-lain.

“Termasuk jika ada rumah yang dibuat sebagai toko suvenir, galeri atau warung kelontong desain juga bisa menyesuaikan. Desain juga menyesuaikan keinginan pemilik rumah, asal masih tetap sesuai dengan tema,” pungkasnya. (bsn)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: