Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Terdampak Kebakaran Gunung Merbabu, 6 Desa di Magelang Terima Bantuan Jaringan Air Bersih

Terdampak Kebakaran Gunung Merbabu, 6 Desa di Magelang Terima Bantuan Jaringan Air Bersih

  • calendar_month Kam, 21 Des 2023

BNews-MAGELANG- Sebanyak 6 desa menerima bantuan material perbaikan jaringan air bersih terdampak; bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Taman Nasional Gunung Merbabu.

Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada kepala desa yang terdampak bencana oleh Bupati Magelang Zaenal Arifin; yang didampingi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang, Edi Wasono; dan Kepala DPUPR Kabupaten Magelang, David Rudiyanto di Balai Desa Jogonayan Kecamatan Ngablak, Selasa (19/12/2023).

Desa-desa yang menerima bantuan pipa perbaikan jaringan air bersih terdampak bencana Kebakaran Hutan; dan Lahan di Taman Nasional Gunung Merbabu adalah Desa Jogonayan, Desa Genikan, Desa Sumberejo, Desa Kenalan, Desa Ketundan, dan Desa Pogalan.

Bupati Magelang Zaenal Arifin menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah yang menimpa Gunung Merbabu, terutama kepada 11 Dusun di 6 Desa yang meliputi 2 Kecamatan yang terkena dampaknya.

Data yang telah dihimpun menunjukkan bahwa kerusakan pada jaringan air bersih mencapai 27.828 meter dengan jumlah kepala keluarga yang terdampak sekitar 1.647 kepala keluarga.

Keberadaan jaringan air bersih pada lokasi yang terdampak sangat penting untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan mengairi lahan pertanian yang merupakan sumber mata pencaharian warga setempat.

Dalam rangka itu, Pemerintah Kabupaten Magelang melalui BPBD Kabupaten Magelang memberikan bantuan berupa material perbaikan jaringan pipa air bersih di daerah terdampak kebakaran hutan dan lahan di Taman Nasional Gunung Merbabu. Bantuan tersebut berasal dari Dana Belanja Tidak Terduga (BTT) TA 2023 sebesar Rp 1.1 M.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Upaya perbaikan jaringan pipa air yang rusak tidak hanya dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Magelang, tetapi juga melibatkan para tokoh masyarakat, relawan, dan tentu saja partisipasi aktif masyarakat setempat untuk memperkuat semangat gotong-royong dan upaya pelestarian lingkungan di Kawasan Taman Nasional Gunung Merbabu.

“Semoga bantuan yang diberikan ini dapat memberikan manfaat, dan kami berharap insiden kebakaran hutan dan lahan di kawasan Taman Nasional Gunung Merbabu ini tidak terulang lagi di masa depan,” harap Zaenal.

Kepala BPBD Kabupaten Magelang, Edi Wasono, dalam laporannya menyampaikan bahwa kebakaran hutan; dan lahan di Taman Nasional Gunung Merbabu terjadi pada tanggal 27-30 Oktober 2023. Api diduga berasal dari wilayah Getasan, Kabupaten Semarang, yang terbawa angin merembet ke wilayah Kabupaten Magelang.

“Dilakukan berbagai upaya oleh BPBD Kabupaten Magelang untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan; di Taman Nasional Gunung Merbabu dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Desa setempat; Balai TNG Merbabu, KLHK, Perhutani, Polri dan TNI, serta Base Camp Suwanting dan Base Camp Wekas, MPA, MPP, relawan; dan masyarakat,” kata Edi Wasono.

Lebih lanjut, Edi menjelaskan bahwa luas lahan dan hutan di TNG Merbabu yang terbakar; di wilayah Kabupaten Magelang adalah sekitar 167 hektar; meliputi tanaman pinus, anakan Akasia, Kerinyu, Lantana, Telasihan, Ilalang, dan Seresah.

Selain itu, jaringan pipa air bersih yang melayani 11 dusun di 6 desa di 2 kecamatan juga terbakar; dan mengalami kerusakan.

“Berdasarkan laporan awal dari desa-desa terdampak, jaringan pipa air bersih yang rusak terbakar sepanjang kurang lebih 18.000 meter. Setelah dilakukan survei mendalam oleh Tim dari DPU PR Kabupaten Magelang; yang didampingi oleh Pemerintah Desa masing-masing, tercatat bahwa jaringan pipa air bersih yang rusak terbakar sepanjang 27.828 meter,” jelas Edi. (bsn)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less