Tewaskan Warga Magelang, Operator ini Jadi Tersangka

BNews-SALATIGA – Kasus laka kerja di Salatiga yang tewaskan satu warga Magelang dan tiga orang luka-luka terus berlanjut. Pihak kepolisian tetapkan satu tersangka dalam kejadian tersebut.

“Setelah dilakukan penyelidikan kami tetapkan operator crane Siswono,60 warga Mangkang Wetan RT 05/RW 06, Tugu, Kota Semarang sebagai tersangka,” ungkap Kasatreskrim Polres Salatiga AKP Suharto.

Advertisements
data-ad-slot="3007616301" data-ad-format="auto">




Penetapan tersangka ini didasarkan pada hasil pemeriksaan sejumlah saksi dan olah tempat kejadian perkara. “Dari hasil pemeriksaan, disimpulkan bahwa kecelakaan kerja tersebut disebabkan oleh faktor kelalaian operator crane yang mengakibatkan satu pekerja lain meninggal dunia,” Imbuhnya.




Suharto menambahkan untuk tersangka Siswono disangkalkan dengan pasal 359 KUHAPidana tentang perbuatan yang mengakibatkan seseorang meninggal dunia atas kelalaian atau kealpaan. “Tersangka terancam hukuman penjara paling lama lima tahun atau pidana kurungan paling lama satu tahun,” ujarnya.



Sebelumnya diberitakan bahwa satu orang pekerja proyek pembangunan jembatan Kalisawo, Sidorejo, Salatiga tewas dan tiga orang pekerja lainnya mengalami luka akibat tersengat arus listrik. Mereka tersengat arus listrik setelah crane yang digunakan untuk mengangkat box culvert mengenai kabel jaringan listrik bertegangan tinggi yang berada di atas lokasi proyek.



Korban tewas adalah Boni Satrio Wibowo, 45 warga Godegan RT 04/ RW 06 Jamus Kauman, Kecamatan Ngluwar, Kabupaten Magelang. Sedangkan korban luka, yakni Muh Bahrodin (38) warga Dusun Pandean, Kelurahan Wonologo, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang. Kemudian Muh Imanudin (41) warga Kelurahan Kecandran, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga. Hingga saat ini ketiga korban luka masih dirawat di IGD RSUD Salatiga. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: