Tiga Guru Positif Covid, Sebuah Sekolah Di Magelang Hentikan PTM Sementara

BNews–MAGELANG– Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sebuah sekolah di Borobudur ini harus dihentikan sementara. Pasalnya terdapat tiga gurunya yang dinyatakan terkonfirmasi positif covid-19 dari hasil tes swab antigen.

Dilangsir Detik.com, sekolah tersebut adalah Madrasah Aliyah (MA) Ma’arif Borobudur Kabupaten Magelang. Pihak sekolah memutuskan menghentikan PTM sementara sejak Sabtu pekan lalu hingga Kamis (10/2/2022) ini.

Masih sama dilangsir dari detikJateng, di MA Ma’arif Borobudur  tiga guru yang dinyatakan positif tersebut berjenis kelamin perempuan. Dan mereka terpapar secara berturut-turut alias tidak dalam waktu yang bersamaan.

Pertama pada Jumat (4/2) pekan lalu, satu guru dinyatakan positif setelah tes swab antigen secara mandiri. Keesokan harinya, Sabtu (5/2), pihak sekolah langsung memutuskan untuk menghentikan PTM dan kembali menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Kemudian, satu guru lagi dinyatakan positif setelah tes swab antigen secara mandiri di sebuah klinik pada Selasa (8/2) lalu.

Setelah ada dua guru diketahui positif, Rabu (9/2) kemarin, dilakukan tes swab antigen dari Puskesmas Borobudur terhadap 13 guru MA Ma’arif Borobudur. Dan hasilnya ada satu guru yang positif.

“Ada tiga guru (positif). Setelah kejadian itu, kami langsung izin untuk sekolahnya PJJ. PJJ sudah mulai sejak Sabtu pekan lalu. Semua siswa kembali belajar secara daring, pembelajaran jarak jauh,” kata Kepala MA Ma’arif Borobudur, Muhammad Ahsan, dikutip detik.

Ketiga guru tersebut, kata Ahsan, sekarang menjalani isolasi mandiri di rumahnya masing-masing. “Tiga guru itu perempuan semua. Sudah dua kali vaksin semuanya. Di sini baik guru dan siswa sudah vaksin dua kali,” tuturnya.

Selama PJJ, Ahsan menambahkan, wali kelas juga diinstruksikan untuk memantau kondisi kesehatan siswanya tiap hari. Sampai hari ini, total 83 siswa MA Ma’arif Borobudur dalam kondisi sehat.

“Setiap hari wali kelas mantau siswa, kondisi bagaimana, ternyata sehat-sehat semua. Kami laporkan pada Kemenag,” ujar dia. Ihwal sampai kapan PJJ akan diberlakukan, Ahsan mengatakan pihaknya baru akan berkoordinasi dengan kantor kementerian Agama (Kemenag). (*)

About The Author

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!