Tiga Siswa SMP Perempuan Pelaku Pengeroyokan Di Semarang Sudah Dijemput Polisi
- calendar_month Kam, 26 Mei 2022

Tangkapan layar video tiga siswa perempuan keroyok temannya di alun alun semarang
BNews–JATENG– Tersebar di media sosial video yang merekam aksi sekelompok siswa SMP yang sedang mengeroyok siswa lainnya. Lokasi kejadian sekelompok siswa yang melakukan aksi brutal ini terjadi di Alun-alun Kota Semarang.
Dalam video yang diunggah, terlihat tiga orang siswa perempuan berseragam putih biru sedang mengeroyok siswa lainnya. Ketiga siswa ini memukul bagian kepala korban berkali-kali.
Dua siswa sempat terlihat menjambak dan menggeret rambut dari korban. Tak hanya itu, salah satu siswa pelaku pengeroyokan juga sempat beberapa kali menendang punggung korban.
Saking kerasnya pukulan dan tendangan dari ketiga siswa ini, suara pukulannya sampai terdengar di video rekaman ini.
Pada video tersebut, juga terlihat seorang siswa yang hanya berdiri di dekat ketiga siswa yang sedang menggeroyok siswa lainnya.
Tidak ada siswa yang mencoba untuk menghentikan aksi pengeroyokan tersebut hingga korban terbebas dari pengeroyokan dan berjalan menuju pinggir lapangan.
Akibat perbuatannya tersebut, kondisi terkini siswi SMP korban perundungan fisik di Aloon-aloon Semarang mengalami trauma.
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)
Selain secara fisik terluka akibat dikeroyok tiga siswi SMP satu sekolah, korban juga alami guncangan psikologis akibat duel tak imbang. Korban saat ini sudah ditangani Unit PPA Polrestabes Semarang
“Dilihat dari videonya Sakno (kasihan), secara fisik kena, traumatis pasti kena juga, makanya prosesnya di tangani Unit PPA dengan tim psikologi sedang melakukan pemeriksaan terhadap korban,” kata Kapolsek Semarang Tengah Kompol Indra Mardiana kepada Tribunjateng.com, Rabu (25/5/2022).
Menurut Indra, ketiga pelaku sudah diamankan polisi sejak kemarin malam, Selasa (24/5/2022).
Pelaku sudah tertangkap semua dijemput oleh tim Resmob dan Polsek Semarang Tengah di masing-masing rumahnya.
“Mereka lalu kami serahkan ke Unit PPA Polrestabes Semarang. Sekarang masih dalam pemeriksaan,” katanya.
Ia menyebut, pelaku sementara masih tiga orang.
Kasus penganiyaan masih proses pendalaman sehingga apakah kasus itu dilakukan hanya sekali dalam video, jumlah dan lainnya masih dalam pengembangan. “Masih didalami Unit PPA,” paparnya.
Ia mengimbau, para pelajar sepatutnya memperhatikan pergaulan. Kemudian sebagai pelajar harus selalu berpikir positif.
Tidak mudah termakan omongan kawan. “Kan mereka cewek-cewek tuh, yang satu bilang gini-gini satu juga bilang kemudian munculah salah paham berselisih dan timbuh persoalan seperti itu,” paparnya. (*)
About The Author
- Penulis: BNews 2




Saat ini belum ada komentar