Tragis! Pengantin Baru Hamil di Bengkulu Tewas, Polisi Pastikan Suami Jadi Pelaku Pembunuhan
- calendar_month Sen, 9 Feb 2026

Kasus suami bunuh istri di Desa Air Kopras, Kecamatan Pinang Belapis, Kabupaten Lebong, Bengkulu. Jenazah korban saat hendak dibawa ke RSUD Lebong
Motif Dendam Lama
Hasil pemeriksaan mengungkap motif pembunuhan dipicu konflik rumah tangga yang sudah lama terjadi.
Darmawel menyebut pelaku menyimpan dendam akibat persoalan ekonomi dan pertengkaran berulang.
“Pelaku mengaku sakit hati akibat berbagai permasalahan keluarga sehingga dendam,” kata Darmawel.
Diketahui, pelaku tidak memiliki pekerjaan tetap sehingga kerap memicu cekcok dengan korban. Bahkan keluarga korban sempat menyarankan pelaku kembali ke rumah orang tuanya sambil mencari pekerjaan.
Sandiwara Suami
Saat kejadian, korban berada seorang diri di rumah karena kedua orang tuanya bekerja. Beberapa hari sebelumnya, korban dan suaminya juga diketahui tidak tinggal serumah.
Warga sekitar mengaku tidak mendengar keributan mencurigakan.
“Ibunya guru, bapaknya jualan. Dia anak tunggal. Kami tidak dengar ada ribut-ribut sebelumnya,” sampai salah satu warga setempat dikutip dari TribunBengkulu.
Menurut keterangan pelaku kepada penyidik, sekitar pukul 11.00 WIB ia sempat menghubungi ayah mertuanya karena mengaku memiliki firasat buruk.
Namun saat ayah korban pulang, Aulia sudah ditemukan tergeletak tidak bernyawa di kamar dengan darah berceceran.
Tak lama kemudian pelaku datang bersama ibunya.
Kondisi kamar yang berantakan serta sejumlah luka pada tubuh korban menguatkan dugaan adanya perlawanan sebelum korban meninggal dunia.
Kondisi Korban Saat Ditemukan
Polisi menyebut luka pada korban sangat parah.
“Selain luka sayatan, juga didapati adanya bekas cengkeraman kuku di sekitar luka pada leher korban,” ungkap Darmawel.
Tim medis memperkirakan korban meninggal sekitar enam jam sebelum ditemukan.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
“Sesuai keterangan dokter, korban sudah meninggal kurang lebih enam jam sebelum ditemukan. Hal itu diperkuat dengan kondisi mayat yang sudah mulai kaku,” jelasnya.
Unggahan Terakhir Viral
Kasus ini semakin menyita perhatian publik setelah unggahan terakhir korban di media sosial viral.
Pada Selasa, 3 Februari 2026, Aulia memperbarui foto profil Facebook bernama Sesadd dengan caption, “Seribu yang datang tidak akan sama seperti satu yang hilang.”
Unggahan tersebut kini banyak ditafsirkan sebagai pesan terakhir korban sebelum meninggal dunia.
Saat ini, Oga Yunanda telah ditetapkan sebagai tersangka dan kasus pembunuhan tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian. (*)
About The Author
- Penulis: Pemela





Saat ini belum ada komentar