Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » UNIMMA Raih Hibah Nasional, Kembangkan Wisata Halal di Magelang

UNIMMA Raih Hibah Nasional, Kembangkan Wisata Halal di Magelang

  • calendar_month Sen, 8 Sep 2025

BNews—MAGELANG— Program Studi Ilmu Komunikasi (Ilkom) Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) kembali menorehkan prestasi membanggakan.

Salah satu dosennya, Dwi Susanti, M.A., berhasil meraih hibah Program Pengabdian kepada Masyarakat Skema Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Wilayah dan Kewirausahaan Tahun Anggaran 2025.

Hibah tersebut ditetapkan melalui Keputusan Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Nomor 0771/C3/DT.05.00/2025 tanggal 4 September 2025 dari Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Dalam program ini, Dwi Susanti tidak sendiri. Ia berkolaborasi dengan Lintang Muliawanti, M.A. (Dosen Ilkom UNIMMA), Dr. Zulfikar Bagus Pambuko, MEI. (Dosen Hukum Ekonomi Syariah UNIMMA), dan Nur Kholidah, SE., Sy., ME. (Dosen Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan).

Hibah tersebut akan diwujudkan dalam program bertajuk “Penguatan Ekosistem Wisata Halal dan Pemberdayaan UMKM di Pemandian Air Panas Tempuran Magelang” yang berlokasi di Desa Sumberarum, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang.

Desa ini hanya berjarak 6 kilometer dari Candi Borobudur dan memiliki potensi besar sebagai desa penyangga Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Borobudur.

Dengan kekayaan budaya, tradisi, serta potensi alam berupa sumber air panas alami yang ditemukan sejak 2021, Desa Sumberarum berkembang menjadi destinasi wisata dengan enam pemandian yang dikelola masyarakat.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

Wisata air panas tersebut telah membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan warga, hingga memacu pertumbuhan ekonomi lokal. Namun, pengembangannya masih menghadapi kendala pada manajemen SDM, produk unggulan, dan perizinan.

Umbul Banyuroso Jadi Pilot Project Wisata Halal

Dari enam pemandian, Umbul Banyuroso dipilih sebagai pilot project wisata halal. Lokasi ini dinilai paling representatif karena dikelola paguyuban aktif, memiliki jumlah pengunjung tinggi, serta melibatkan masyarakat secara langsung.

“Umbul Banyuroso menjadi titik awal yang tepat untuk menerapkan standar wisata halal. Dengan semangat gotong royong, kami ingin memperkuat kelembagaan, memberdayakan UMKM lokal, serta menghadirkan model percontohan bagi pemandian air panas lainnya di Desa Sumberarum,” jelas Dwi Susanti.

Ia menambahkan, penerapan wisata halal tidak hanya memenuhi kebutuhan wisatawan muslim, tetapi juga menghadirkan layanan yang bersih, aman, nyaman, dan ramah keluarga.
“Dengan standar halal, Desa Sumberarum dapat menjangkau pasar wisata yang lebih luas, sekaligus memperkuat citra Magelang sebagai destinasi inklusif dan berkelanjutan,” imbuhnya.

Libatkan Mahasiswa dan Tingkatkan Perekonomian Lokal

Program ini juga melibatkan empat mahasiswa UNIMMA, terdiri dari dua mahasiswa Ilmu Komunikasi dan dua mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah. Mereka akan mengonversi pengalaman ini menjadi 8 SKS mata kuliah, termasuk Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Dengan keterlibatan mahasiswa, program tidak hanya bersifat teoritis tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam pemberdayaan masyarakat.

Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, masyarakat, dan mahasiswa, Desa Sumberarum diharapkan tumbuh menjadi desa wisata halal berkelanjutan sekaligus mampu meningkatkan kesejahteraan warga. (bsn)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less