Upacara Tradisi Sumur Wali Mertoyudan : Menghidupkan Lagi Mitos Air, Agar Bisa Bermanfaat

BNews—MERTOYUDAN—Di Kecamatan Mertoyudan Kabupaten Magelang, terdapat sebuah sumber mata air bernama Sumur Wali. Lokasi ini berada di lingkungan Dusun Saratan, Desa Sumberejo.

Dalam lokasi Desa Wisata ”Sumur Wali” ini, diadakan Upacara Tradisi pada Minggu (25/10/2020). Upacara tradisi sendiri dipimpin oleh Agus Suyitno atau lebih sering dipanggil Agus ”Merapi”.

”Upacara dilaksanakan sebagai tanda syukur kepada alam, dengan adanya mata air ini,” katanya, usai acara ritual, Minggu (25/10/2020).

Dia menjelaskan, upacara tradisi itu bertujuan untuk menghidupkan kembali “ruh” atau mitologi atau mitos dari air di Sumur Wali agar bisa bermanfaat untuk warga.

”Saat ritual tadi, saya mendapat kunci bahwa kalau ada hajat atau apa ke situ (Sumur Wali), kita baca Al-Fatihah tiga kali. Jadi ini semua dari Allah dan ini sebagai lantaran saja,” jelas dia.

(Sumur Wali)

Sementara itu, pembukaan acara dilakukan oleh Bupati Magelang, Zaenal Arifin yang diwakilkan Gunawan Andi, Kabid Pemasaran dan Kelembagaan Pariwisata Disparpora Kabupaten Magelang.

Loading...

Dalam sambutannya, Andi mengatakan bahwa dalam masa pandemi Covid-19 saat ini pariwisata menjadi salah satu sektor yang tengah dibangkitkan kembali oleh pemerintah. Lebih dari tujuh bulan sejak Maret 2020 lalu, industri pariwisata mengalami dampak luar biasa akibat pandemi.

Download Aplikasi Borobudur News (Klik Disini)

”Ratusan objek wisata di Kabupaten Magelang mengalami kelesuan bahkan nyaris tanpa ada kunjungan wisata. Oleh karenanya kita harus bergotong royong untuk membangkitkan kembali,” katanya, Minggu (25/10/2020).

Dia menjelaskan, upacara tradisi  Sumur Wali ini menjadi satu tradisi yang memiliki keunikan sendiri. Sumur yang berasal dari sembilan mata air ini, dulunya menjadi jujugan masyarakat sekitar untuk memenuhi kebutuhan air.

”Inilah yang menjadi keunikan tersendiri dari tradisi upacara Sumur Wali. Karena konsep pengembangannya berasal dari kearifan lokal, diharapkan mampu menjadi daya tarik para wisatawan,” jelasnya.

Selain itu, dengan acara ini diharapkan bisa menjadi salah satu destinasi wisata di Kabupaten Magelang. Selanjutnya dapat memberikan nilai manfaat secara ekonomi dan sosial bagi seluruh warga di wilayah tersebut.

”Lakukan terus upaya marketingnya, mulai dari media sosial, elektronik maupun cetak sehingga bisa cepat dikenal oleh masyarakat luas,” harapnya. (mta)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: