Update Pengungsi Merapi Magelang (16/11/2020), Ada Yang Pulang Ada Yang Datang

BNews–MUNGKID– Seminggu lebih ratusan warga kelompok rentan dari lereng merapi wilayah Kecamatan Dukun Kabupaten Magelang diungsikan. Mereka masih bertahan di 9 titik pengungsian yang tersebar di tiga Kecamatan.

BPBD Kabupaten Magelang mengupdate jumlah pengungsi merapi yang masih bertahan hingga 16 November 2020. Terdapat penambahan maupun pengurangan dari warga yang berasal dari empat Desa di Kecamatan Dukun.

“Saat ini masih terdapat 821 jiwa yang tersebar di 9 titik pengungsian di Kabupaten Magelang,” ungkap Kepala BPBD Kabupaten Magelang, Edy Susanto (16/11/2020).

Disebutkan rincian jumlah pengungsi dari 11 Dusun di empat desa tersebut. Mulai dari Desa Paten terdapat Dusun Babadan 1 dan 2, dengan total pengungsi 475 jiwa.

“Dusun Babadan 1 286 jiwa di TEA Desa Banyurojo dan Babadan 2 sebanyak 189 di TEA Desa Mertoyudan,” imbuhnya.

Lalu dari Desa Krinjing ada Dusun Trono (21Jiwa) Di Gedung Balai Desa Deyangan Kecamatan Mertoyudan. Dusun Pugeran (41 Jiwa) Di Gedung Balai Desa Deyangan Kecamatan Mertoyudan. Dan Dusun Trayem (54 Jiwa) Di Gedung Balai Desa Deyangan Kecamatan Mertoyudan

“Jumlah pengungsi dari Desa Krinjing sebanyak 116 Jiwa,” tegasnya.

Loading...
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Kemudian dari Desa Ngargomulyo terdiri dari Dusun Batur Ngisor *(20 Jiwa) di Gedung NU Dsn. Ketaron, Desa Tamanagung Kecamatan Muntilan. Dusun Gemer  (33 Jiwa) di Gedung Futsal Dsn. Tejowarno Desa Tamanagung Kecamatan Muntilan. Dusun Ngandong (39 Jiwa) Gedung PPP Dsn. Sidoharjo Desa Tamanagung Kecamatan Muntilan. Dan Dusun Karanganyar (27 Jiwa) PAY Muhammadiyah Dsn. Nglawisan Desa Tamanagung Kecamatan Muntilan

“Jumlah pengungsi dari Desa Ngargomulyo sebanyak 119 Jiwa,” terangnya.

Kemudian Desa Keningar ada dari Dusun Banaran dan Dusun Gondangrejo (54 jiwa) di Gedung sekolah SDN 1 Ngerajek. Dusun Banaran, (57 Jiwa) di Rumah Bapak Kades Ngrajeg.

“ Jumlah pengungsi dari Desa Keningar sebanyak 111 Jiwa,” imbuhnya.

Perlu diketahui, lanjut Edy bahwa pengungsi Desa Keningar ini diluar rekomendasi prakiraan bahaya BPPTKG. “Namun atas dasar rasa takut dan trauma akibat kejadian erupsi 2020 maka Pemerintah Desa setempat memfasilitasi evakuasi pengungsian,” paparnya.

Dari data tersebut, kata Edy terdapat beberapa perubahan jumlah dari hari sebelumnya. Terdapat beberapa pengungsi pulang maupun datang bertambah.

“Rinciannya Dusun Trono ada pengurangan 5 orang pengungsi. Dusun Pugeran ada penambahan 4 orang pengungsi. Dusun Gemer ada penambahan 7 orang pengungsi. Dusun Banaran dan Dusun Godangrejo ada pengurangan 23 orang pengungsi,” pungkasnta. (bsn)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: