IKLAN PARTAI HUT DEMOKRAT

Tidak Lengkap, Berkas Calon Kepala Daerah Kota Magelang Dikembalikan KPU

BNews–KOTA MAGELANG– Tahapan Pilkada Kota Magelang terus berlanjut. Kali ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Magelang melaksanakan rapat pleno terbuka (14/9/2020).

Rapat tersebut digelar terkait Penyampaian Hasil Penelitian Keabsahan atau Hasil Verifikasi Dokumen Persyaratan Calon dalam Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Magelang Tahun 2020. Kegiatan tersebut digelar di ruang rapat Kantor KPU Kota Magelang.

Turut hadir dalam acara tersebut bakal pasangan calon (bapaslon) dan perwakilan bapaslon, partai politik pengusung, Kapolres Magelang Kota; perwakilan TNI, Bappeda Kota Magelang dan Badan Kesbang Kota Magelang. KPU Kota Magelang melakukan pembatasan jumlah tamu yang hadir dengan penerapan protokol kesehatan.

Sukorini Saddewi Tyastuti, S.E., Anggota KPU Kota Magelang Divisi Teknis Penyelenggaraan mengatakan hasil verifikasi kedua bapaslon masih perlu perbaikan.

“Kemarin persyaratan calon sudah terpenuhi dan verifikasi sudah kita lakukan sejak tanggal 6-12 September 2020. Hari ini adalah penyampaian hasil verifikasi tersebut dimana hasilnya ada yang masih perlu diperbaiki,” katanya.

Dalam proses perbaikan dokumen yang tidak sesuai tersebut, KPU memberikan waktu tiga hari bagi bapaslon.

“Waktu perbaikan adalah tiga hari, mulai hari ini sampai dengan tanggal 16 September 2020. Setelah itu dokumen harus diserahkan pada kami,” imbuhnya.

Loading...
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Sementara Ketua KPU Kota Magelang, Basmar Perianto Amron menyampaikan nantinya hasil perbaikan akan diverifikasi sampai tanggal 22 September 2020. “Nanti apabila semua perbaikan itu sudah memenuhi syarat, maka diadakan penetapan pasangan calon. Namun apabila tidak memenuhi syarat ya sesuai dengan ketentuan, tidak diadakan penetapan pasangan calon,” tambahnya.

Ia menyampaikan beberapa kekurang berkas dokumen verifikasi Basalon tersebut antara lain seperti surat dari pengadilan negeri. “Ada juga katanya kemarin sudah ngurus tapi belum jadi, sehingga kami anggap belum sesuai. Lalu belum ada lampiran ijazah yang dilegalisir, penulisan riwayat hidup ada yang tidak menuliskan umur dan sebagainya. Itu semua harus diperbaiki,” paparnya.

Kendati demikian, kedua bapaslon telah memenuhi syarat hasil tes medis. “Alhamdulillah semuanya memenuhi syarat. Seperti yang kita tahu bahwa pemeriksaan kesehatan ini menyeluruh, bekerja sama dengan IDI, BNN, dan HIMPSI,” pungkasnya. (bsn)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: