VIRAL, Bule Kere Nekat Panjat Pagar Candi Prambanan Ditangkap Sekuriti

BNews—JOGJAKARTA— Sebuah video dua wisatawan asing melompat pagar di Candi Prambanan viral di media sosial (medsos). Kedua bule ini melompat untuk masuk ke area Candi Prambanan untuk menghindari membayar tiket masuk.

Video berdurasi 2 menit 20 detik ini diunggah akun Facebook Suyuti Ahmad di grup Geger Geden Wilayah Klaten. Dalam video ini, merekam sepasang bule yang hendak masuk ke area Candi Prambanan dengan cara melompati pagar. Keduanya masuk tidak melalui pintu utama yang disiapkan untuk wisatawan. 

“Iki  lurr, londo ra nde dit (bule ga punya uang). Tidak patut untuk di contoh. Sc groub sebelah,” tulis Suyuti seperti dikutip iNews.id, Selasa (4/1).

Dalam video ini, bule perempuan kesulitan untuk memasuki area Candi Prambanan. Awalnya ia berusaha melompat pagar besi, namun usahanya gagal. Sementara teman prianya sudah berhasil melompat terlebih dulu.

Lantaran yang perempuan kesulitan melompat, bule pria akhirnya keluar lagi dengan melompat pagar beton. Mereka kemudian berunding sebelum akhirnya perempuan dibantu untuk naik ke atas pagar. Begitu perempuan berada di atas, bule yang pria ikut naik dan turun lebih dulu. Terakhir bule perempuan ini dibantu untuk turun ke dalam.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DI SINI)

General Manager PT Taman Wisata Candi Jamaludin Mawardi membenarkan adanya kejadian tersebut. Sepasang warga negara asing ini melompat pagar pada Minggu (2/1). Kedua bule ini memanjat pagar di sisi selatan candi Prambanan atau pagar sisi barat, di sekitar gapura perbatasan Kabupaten Sleman dan Klaten. 

Awalnya keberadaan kedua wisatawan ini tidak terpantau petugas karena berjalan di jalur pedestrian. Namun ketika masuk di dalam mereka terpantau petugas karena bejalan di dalam area yang diluar jalur wisatawan.

”Oleh petugas sekuriti mereka kemudian didekati dan ditanyai dan diketahui belum membeli tiket,” katanya.

Oleh petugas keduanya kemudian diarahkan untuk membeli tiket terlebih dulu. Mereka juga mengakui telah melompat pagar. Hanya saja petugas tidak sampai mengetahui identitas dan kewarganegaraan.

”Mereka kemudian diarahkan untuk membeli tiket, ya ,sudah kemudian diperlakukan seperti wisatawan biasa,” ujarnya. (*)

Sumber: iNews

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: