Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » VIRAL !! Di Pesta Pernikahan, Pengantin dan Makanan Dikerumuni Ribuan Lalat

VIRAL !! Di Pesta Pernikahan, Pengantin dan Makanan Dikerumuni Ribuan Lalat

  • calendar_month Sel, 5 Sep 2023

BNews-NASIONAL- Pesta pernikahan yang seharusnya menyenangkan, berubah jadi menjijikkan setelah ribuan lalat menyerbu.

Resepsi pernikahan yang didambakan pengantin sekali seumur hidup malah memiliki suasana yang tak menyenangkan.

Tak hanya keluarga, tamu undangan yang hadir pun tak ada yang betah. Bahkan tak mau menyantap hidangan karena banyak lalat yang menghinggapi makanan.

Tak hanya makanan, ribuan lalat tersebut juga menghinggapi orang. Kejadian tersebut terjadi di Malaysia.

Pengantin wanita bernama Apat tersebut pun menceritakan kejadian kurang menyenangkan tersebut di media sosial.

Ternyata lalat tersebut berasal dari peternakan ayam di dekat rumah mereka. Curhatan pengantin ini viral di media sosial karena acara pernikahan dipenuhi lalat.

Pengantin itu malu melihat kondisi acara pernikahannya. Bahkan para tamu jijik menyantap hidangan.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Penyebab kondisi ini pun terkuak. Pengantin wanita itu diketahui bernama Apat. Apat sendiri merupakan pengantin yang berasal dari Indonesia. Namun kisahnya viral di TikTok hingga menjadi perbincangan netizen Malaysia.

Apat malu karena pernikahannya yang digelar pada bulan Mei lalu penuh dengan serangan lalat.

Kendati pernikahannya sudah berlangsung lima bulan lalu, Apat baru memberanikan diri menceritakan kejadian di pernikahannya ini beberapa waktu kemarin.

Menurut Apat, serangan lalat bersumber dari sebuah peternakan ayam yang terletak di dekat rumahnya.

“Pelaminan kami berada di depan kawasan peternakan ayam dan hanya berjarak tiga meter saja. Kami sebenarnya sudah minta izin sejak bulan Januari lalu. Sedangkan pernikahan kami digelar pada bulan Mei,” ujar Apat.

Padahal peternakan ayam tersebut sudah tak beroperasi selama beberapa bulan. Namun mendekati pernikahan Apat, peternakan ayam itu kembali beroperasi lagi.

“Rencana pernikahan kami tersebar sejak tujuh bulan lalu. Sebenarnya sudah beberapa bulan peternakan ini kosong. Namun entah kenapa, mulai beroperasi lagi beberapa hari sebelum acara resepsi,” lanjutnya, dikutip dari mStar, Sabtu (2/9/2023) via TribunTrends.

Apat mengatakan bahwa ia telah mencoba berbagai cara untuk mengatasi situasi ini.

“Malam sebelum acara, saya gelisah, takut dan kecewa. Saya dan keluarga bertanya-tanya bagaimana acara besok? Kami mencoba berbagai cara termasuk menggunakan obat lalat,” tuturnya.

Sayang, lalat yang jumlahnya terlampau banyak itu justru tak bisa dikendalikan.

“Habis berapa botol penyembur serangga tapi tidak ada efeknya karena jumlah lalat yang sangat banyak. Mungkin ratusan ribu. Bukan keindahan yang terlihat, tapi malah pemandangan lalat yang memenuhi bunga pelaminan. Seharusnya momen ini menjadi yang paling berharga untuk dikenang,” tutur Apat.

Apat bahkan juga dibuat jijik melihat hasil jepretan foto yang dipenuhi dengan lalat. “Tapi jujur sedikit jijik melihat fotonya. Hasil foto walaupun memakai kamera jenis apapun tetap tidak mampu menghilangkan lalat yang hingga di bunga-bunga pelaminan,” lanjutnya.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Apat juga bersedih lantaran serangan lalat yang tak diduga ini menjadi topik perbincangan para tamu undangan. Banyak tamu yang tak mau menikmati hidangan yang disajikan karena banyak lalat di sana.

“Jujur kami malu. Mungkin banyak orang beranggapan kami menghidangkan bangkai karena semua dihinggapi lalat. Bahkan banyak juga yang mungkin enggan makan saat menghadiri pernikahan kami,” kata Apat.

Ia pun sakit hati mendengar banyak komentar pedas para tamu yang datang ke pernikahannya.

“Tidak cukup sampai di situ, saya juga mendengar banyak kata yang menyakitkan hati. Ada orang bilang tidak napsu makan karena banyak lalat. Ada juga yang tak berani makan karena takut sakit perut imbas makanan dihinggapi lalat,” paparnya.

Apat sendiri tidak berniat menyalahkan pihak manapun atas kejadian ini. Ia sendiri hanya ingin berbagi pengalaman seputar pernikahannya kemarin.

“Saya tidak bermaksud menyalahkan satu pihak. Tapi melalui kasus ini, setidaknya saya berharap bisa lebih ikhlas dengan semua yang terjadi beberapa bulan lalu,” tuturnya.

Tentu saja Apat mengalami banyak kerugian lantaran banyak makanan yang terbuang. “Saya rugi banyak. Untuk menggelar pernikahan ini, orangtua saya berusaha keras mengumpulkan uang. Tapi pada akhirnya, semua malah mengecewakan,” kata Apat.

Kini ia mencoba untuk ikhlas dan sabar atas apa yang menimpanya. “Setelah ini, saya akan mencoba untuk ikhlas menerima saemuanya. Selama ini saya bersabar dan memendam semuanya. Semoga kesabaran ini menjadi keikhlasan yang luas,” pungkasnya. (*/tribun)

About The Author

  • Penulis: Pemela

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less