Viral !! Kisah Haru Saudara Kembar Terpisah 20 Tahun Bertemu Lewat TikTok

BNews–NASIONAL– Kisah viral sepasang gadis cantik kembar dipertemukan setelah 20 tahun terpisah. Uniknya, mereka berhasil saling ketemu setelah sebelumnya keduanya eksis di aplikasi TikTok.

Gadis kembar tersebut yakni Treni Fitri Yana dan Trena Mustika. Mereka terpisah selama dua dekade, meskipun keduanya lahir dan sempat tinggal di Ambon, mereka diasuh oleh keluarga yang berbeda.

Saat ini Treni diketahui tinggal di Blitar, Jawa Timur, bersama keluarga angkatnya. Sedangkan Trena tinggal di Tasikmalaya,Jawa barat, dengan orang tua juga adik-adiknya.

Ayah kandung Trena dan Treni, Enceng Dedi, 59, mengatakan, Treni selama ini tidak tahu bahwa keluarga kandungnya berasal dari Kota Tasikmalaya. Sebelum kerusuhan Ambon meletus, keluarga asuh Treni membawanya ke Blitar.

Bahkan, lanjut Enceng, Treni juga tak tahu ibu kandungnya meninggal dua tahun lalu di Kampung Cipaingeun, Sukamaju Kaler, Indihiang, Tasikmalaya.

“Treni itu selama ini tak tahu apa-apa betul, karena oleh orang tua angkatnya, pasangan Bu Rini dan Pak Misranto, disebut bahwa Treni itu adalah anak kandungnya. Nah, kalau Trena dan saudaranya di sini tahu sejak kecil memiliki saudara kembar yang hilang kabarnya,” katanya dikutip kumparan (21/10/2020).

Enceng mengungkapkan bahwa anaknya Treni awalnya dititipkan kepada tetangganya, pasangan Rini-Misranto, transmigran di Maluku. Pada saat itu, umur Treni baru dua bulan.  

Loading...
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Setelah kerusuhan di daerah tersebut, ia kehilangan kontak dengan keluarga asuh Treni. Lalu, Enceng dan keluarga juga pulang ke Jawa, tepatnya di Tasikmalaya.  

“Ibu kandungnya saat masih hidup selalu menanyakan apakah Treni sudah ketemu atau belum. Saya waktu itu cari kemana-mana, termasuk ke teman-teman yang berada di Jawa Timur,” kenangnya.

Sebelum ibu kandung Trena dan Treni meninggal, Enceng mendapatkan informasi bahwa Treni tinggal di Malang, Jatim. Akan tetapi, ia tak tahu pasti alamat keluarga asuh Treni.  

Ditambah, kondisi ekonomi keluarga juga tak memungkinkan. Setiap harinya, Enceng mengandalkan pendapatannya dari tukang ojek untuk menghidupi delapan anaknya.  

“Saya sempat ada info keluarga Bu Rini di Malang, tapi saya tidak tahu alamatnya ditambah istri saya sedang sakit keras, jadi tak sempat dicari ke Malang,” jelas dia.

Atas kondisi tersebut, ia hanya bisa pasrah, namun tak pernah hilang harapan. Harapan Enceng akhirnya terjawab melalui perantara aplikasi TikTok.  

Sebelumnya, Treni mengatakan, awal mula menemukan saudara kembarnya berawal dari saudara dan tetangga Trena. Saat itu, sejumlah keluarga dan saudara Trena yang di Tasikmalaya mengirimkan sejumlah foto dan video.

Tujuannya, untuk menunjukkan betapa miripnya wajah Trena dan Treni. Bahkan, Trena pun sempat kirim foto dan pesan kepadanya.  

Setelah ada kecocokan data, Treni kemudian percaya. Meski begitu, ia masih dalam kondisi syok mengetahui ia mempunyai saudara kembar. Ditambah, ia tak ingin melukai hati ibunya yang telah merawat sejak kecil.   

“Saya minta orang tua menyelesaikan masalah, tidak mau menyakiti orang tua, jadi mulailah ibu saya bicara,” pungkasnya. (*/Lubis)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: