Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Bukan Hura-hura, Siswa SD di Borobudur Isi Tasyakuran dengan Cinta Lingkungan

Bukan Hura-hura, Siswa SD di Borobudur Isi Tasyakuran dengan Cinta Lingkungan

  • calendar_month 32 menit yang lalu

BNews-MAGELANG – Ratusan siswa kelas VI dari sejumlah Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, menggelar kegiatan tasyakuran bertema peduli lingkungan dengan menanam pohon dan melepas benih ikan di kawasan Lemah Urip, Dusun Banjaran II, Desa Karangrejo, Borobudur.

Kegiatan tersebut menjadi bentuk rasa syukur para siswa setelah menyelesaikan pendidikan di jenjang sekolah dasar.

“Tujuan kegiatan ini, adalah pembelajaran siswa/siswi kelas VI yang selama menuntut ilmu di jenjang SD dan telah selesai,” kata Koordinator Penyelenggara Tasyakuran Kelas VI SDN 1 Borobudur, Suci Ratnawati, Jumat (15/5/2026).

Menurut Suci, kegiatan peduli lingkungan tersebut dilakukan sebagai wujud syukur para siswa kelas VI dengan menggelar aksi cinta alam melalui penanaman pohon, pelepasan benih ikan, serta makan bersama menggunakan menu tradisional.

Adapun jenis pohon yang ditanam meliputi beringin, tabebuya, dan kelengkeng. Sementara benih ikan yang dilepas ke sungai merupakan ikan endemik sebanyak 24 kantong benih ikan. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (13/5/2026).

Kegiatan ini mendapat dukungan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Magelang, Dinas Peternakan dan Perikanan, Korwil Disdikbud Kecamatan Borobudur, guru pendamping dari masing-masing sekolah, pengurus Lemah Urip, serta aparat Desa Karanganyar.

Sebanyak 111 siswa mengikuti kegiatan tersebut, terdiri atas SDN Borobudur 1 sebanyak 37 siswa, SDN Candirejo 8 siswa; SDN Ngadiharjo 1 sebanyak 17 siswa, SDN Ringinputih 2 sebanyak 8 siswa, SDN Tuksongo 1 sebanyak 8 siswa; SDN Tanjungsari 13 siswa, SDN Ngadiharjo 2 sebanyak 13 siswa, dan SDN Karanganyar sebanyak 7 siswa.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

Kepala SDN 1 Borobudur, Solichin, mengatakan kegiatan peduli lingkungan tersebut digelar setelah siswa menyelesaikan ujian satuan pendidikan, TKA, dan ujian praktik.

Menurutnya, kegiatan penanaman pohon dan tebar benih ikan menjadi bentuk investasi masa depan dalam menjaga pelestarian lingkungan dan konservasi air.

Melalui kegiatan tersebut, nilai kepedulian lingkungan diharapkan dapat tertanam sejak dini kepada para siswa agar terus menjaga kelestarian alam.

Sementara itu, Korwil Disdikbud Kecamatan Borobudur, Sahil, mengatakan kegiatan tasyakuran siswa kelas VI SD di wilayah Kecamatan Borobudur telah menjadi agenda rutin setiap tahun.

Ia berharap kegiatan peduli lingkungan tersebut dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang karena memiliki dampak positif bagi pendidikan karakter anak.

“Kegiatan peduli lingkungan dan pelestarian alam bagi anak-anak ini, sangat baik untuk terus tananamkan,” ujarnya.

Kepala Desa Karanganyar, Suyanto, turut mengapresiasi kegiatan yang dilakukan para siswa sekolah dasar tersebut.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

“Kami mendukung penuh apa yang dilakukan anak-anak, dan ini sangat bagus dibandingkan kegiatan yang bersifat hura-hura,” terangnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak menggunakan potas saat menangkap ikan di sungai agar benih ikan; yang telah dilepas dapat tumbuh dan berkembang biak sehingga ekosistem sungai tetap terjaga.

Selain itu, pohon-pohon yang ditanam diharapkan dapat tumbuh besar dan menjadi peneduh di masa mendatang.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi pengalaman berharga bagi para siswa yang suatu saat dapat kembali; melihat hasil tanaman yang mereka tanam sendiri. (al)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less