Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » VIRAL !! Mengaku BBM Ambulans RSU Habis, Jenazah Harus Dibawa Pakai Mobil Pickup

VIRAL !! Mengaku BBM Ambulans RSU Habis, Jenazah Harus Dibawa Pakai Mobil Pickup

  • calendar_month Sen, 7 Apr 2025

BNews-NASIONAL- Viral sebuah berita bahwa ada sebuah ambulans jenazah. Dimana jenazah warga di Sumatera Selatan diangkut menggunakan pikap.

Hal tersebut dilakukan sebab ambulans rumah sakit kehabisan bensin.

Kedua, warga syok tagihan listrik naik usai diskon 50 persen PLN berakhir.

Tagihan yang biasanya Rp200 ribu biasanya menjadi Rp611 ribu.

Ketiga, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika melemah.

Kali ini nilai tukar menyentuh Rp17 ribu.

Kejadian jenazah diangkut pakai pikap akibat ambulans RSUD Martapura kehabisan BBM, viral di media sosial (medsos).

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

Dimana peristiwa ini terjadi pada Sabtu (5/4/2025), sekitar pukul 05.00 hingga 06.00 WIB.

Setelah videonya viral, Direktur RSUD Martapura pun minta maaf.

Dalam video yang beredar di Instagram, tampak jenazah sudah berada di dalam ambulans.

Namun tidak ada sopir yang standby.

Lalu keluarga pasien menyebut bahwa ambulans kehabisan bahan bakar dan sopir tidak ada di tempat.

Pelayanan di RSUD Martapura, Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan, ini pun kembali menjadi sorotan.

Direktur RSUD Martapura, dr Deddy Damhudy, membenarkan kejadian tersebut.

Ia menyampaikan permintaan maaf atas kelalaian staf rumah sakit.

“Benar, ini akibat kelalaian staf kami. Atas nama pribadi dan institusi, saya telah meminta maaf kepada pihak keluarga,” kata dr Deddy saat dihubungi Tribun Sumsel, Sabtu (5/4/2025).

Kemudian, dr Deddy juga mengaku telah menghubungi keluarga korban secara langsung dan akan datang ke rumah duka untuk menyampaikan permintaan maaf secara pribadi.

“Saya sudah berkoordinasi dengan keluarga korban dan akan bertemu langsung di rumah duka hari ini,” pungkasnya. (*/tribun)

About The Author

  • Penulis: Marisa Oktavani

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less