Formasi Dokter CPNS di Kota Magelang Tak Ada Peminat

BNews—KOTA MAGELANG— Beberapa formasi jabatan CPNS Kota Magelang 2019 sepi pelamar. Bahkan kosong tidak ada pendaftar sama sekali.

“Terdapat enam jabatan CPNS Kota Magelang yang tidak ada yang mendaftar hingga saat ini,” ungkap Kepala Badan Kepegawaian Daerah Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Magelang, Aris Wicaksono (2/12).

Advertisements


Jabatan yang kosong pelamar adalah dokter spesialis bedah syaraf, dokter spesialis bedah digestif, dokter spesialis jantung, dokter spesialis jiwa, dokter umum untuk puskesmas, dan epidemilog.


“Tidak adanya pelamar pada jabatan CPNS tersebut bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Saya menilai seperti di dunia medis, tenaga dokter tinggi pasarannya dengan take home pay, sehingga para pendaftar kurang berminat mendaftar sebagai CPNS,” imbuhnya.

“Mungkin di dunia medis, (tenaga dokter) tinggi pasarannya. Standby di Rumah Sakit, take home pay di luar,” terangnya.

Melihat hal tersebut, Aris mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Magelang perlu mencarikan solusi lain untuk kekosongan ini. “Mungkin besok kita akan mencari dengan mekanisme BLUD, bukan dari PNS, tapi merekrut dari mekanisme BLUD,” ungkapnya.

Perlu diketahui bahwa jumlah pelamar yang mengisi formulir CPNS Kota Magelang 2019 sendiri ada sebanyak 3.779 orang. Total pelamar tersebut terdiri dari formasi pendidikan 1.888 orang, formasi kesehatan 672 orang, dan tenaga teknis 1.174 orang.

Sementara kita ketahui bersama bahwa Pemkot Magelang membuka 225 formasi untuk CPNS 2019 ini. Formasi tersebut terdiri dari guru 132 formasi, tenaga kesehatan 78 formasi, dan tenaga teknis 15 formasi.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS UNTUK ANDROID KALIAN GRATIS (KLIK DISINI)

Dispesifikasikan lagi untuk 132 formasi guru terdiri dari guru PAI sebanyak 27, Bahasa Indonesia enam orang, Guru Kelas sebanyak 71, Guru Matematika sebanyak tiga, Bahasa dan Sastra Jawa dua orang, Penjasorkes 15 orang, PPKN dua orang, Prakarya dua orang, dan Guru Seni Budaya empat orang.

Sementara untuk tenaga kesehatan, perawat 22, Asisten Apoteker 11 formasi, Dokter Umum 10 formasi, dan Dokter Gigi 5 formasi. Satu formasi masing-masing untuk Dokter Spesialis Anestesi, Spesialis Bedah, Spesialis Bedah Saraf, Spesialis Jantung, Spesialis Jiwa, Spesialis Kulit dan Kelamin, Spesialis Mata, Spesialis Ortthopedi dan Traumatologi, dan Dokter Spesialis Bedah Digestif.

Dua formasi masing-masing untuk Epideemilogi, Pranata Laboratorium Kesehatan, Radiografor, Sanitarian, dan Teknisi Elektromedis. Terakhir, Apoteker sebanyak tiga formasi. Tenaga Teknis 15 formasi, terdiri dari Auditor dua formasi, Instruktur tiga kuota, Pengawas Kemetrologian satu formasi, dan Pengelola Pengadaan Barang/Jasa sebanyak sembilan formasi. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: