Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » VIRAL !!! Video Aksi Pendaki Menyalakan Flare di Atas Gunung Andong Magelang

VIRAL !!! Video Aksi Pendaki Menyalakan Flare di Atas Gunung Andong Magelang

  • calendar_month Jum, 3 Mei 2024

BNews-MAGELANG- Video heboh menampilkan pendaki menyalakan flare di Puncak Alap-Alap Gunung Andong, Kabupaten Magelang, viral di media sosial. Pengelola Gunung Andong angkat bicara soal video viral itu.

Video tersebut salah satunya diunggah akun Instagram @infoandong. Dalam video tersebut, terlihat sekelompok pendaki muda.

Tampak asap berwarna oranye di sekitar lokasi. Sedangkan beberapa pendaki perempuan tampak menutup wajahnya sambil melihat ke kamera.

“Yg tau akunnya laporan kan sini… Yg nyalain flare di Andong,” tulis keterangan dalam @infoandong tersebut, Jumat (3/5/2024).

Ulah pendaki yang menyalakan flare itu diduga terjadi pada Rabu, 1 Mei 2024 kemarin. Pihak pengelola hari ini telah meminta klarifikasi terhadap pengelola basecamp Gunung Andong via Sawit dan Pendem.

Kegiatan klarifikasi tersebut dihadiri Kapolsek Ngablak AKP Suhartoyo, Danramil Ngablak, LMDH (Lembaga Masyarakat Desa Hutan), dan pengelola basecamp.

Adapun hasil klarifikasi, salah satunya pendaki tersebut telah diingatkan penjaga warung mengenai bahayanya menyalakan flare.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

“Informasi dari pengelola Basecamp Pendem yang disampaikan penjaga warung di puncak Gunung Andong, pengunjung atau pendaki sudah diingatkan, dan dilarang menyalakan flare apapun maksud serta tujuannya karena membahayakan dan mengganggu pengunjung lainnya,” kata Administratur (Adm) Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) Kedu Utara, Maria Endah Ambarwati dalam keterangannya, Jumat (3/5).

Ambar sapaan karibnya, mengatakan pengunjung yang menyalakan flare di Puncak Alap-Alap terdeteksi dari Basecamp Andong via Pendem.

“Pengunjung yang melakukan atau menyalakan flare yang terlihat di medsos rata-rata anak-anak masih remaja. Dari pengelola basecamp pendakian Gunung Andong merasa sangat kecolongan dengan adanya kejadian tersebut dan menjadikan ketidaknyamanan semua pihak,” sambung Ambar.

Langkah awal yang dilakukan, kata dia, melakukan tracing pendaki yang teregister di loket. Kemudian pihaknya melakukan pencarian nomor handphone dan alamat pengunjung di masing-masing loket.

“Membuat imbauan banner berkaitan dengan larangan barang bawaan yang tidak diperbolehkan. Razia dan selektif kepada pengunjung pendakian. Jalin komunikasi dengan instansi terkait dan pengelola pendakian serta utamakan keselamatan pengunjung,” ujarnya.

Sedangkan langkah-langkah ke depannya, katanya, memeriksa seluruh barang bawaan pendaki. Kemudian melakukan pendataan barang bawaan yang tidak boleh dibawa, dan dititipkan di basecamp, barang boleh diambil lagi setelah pengunjung turun dari puncak Gunung Andong.

“Meningkatkan pengawasan kepada para pengunjung dan melakukan patroli bersama,” pungkasnya. (*/detik)

https://www.instagram.com/p/C6e8DcpSKHA

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less