VIRAL !!! Video Emak-Emak Proten Ujian Praktik SIM C Rumit Dan Tak Masuk Akal

BNews–NASIONAL– Sebuah video viral di media sosial (medsos) yang memperlihatkan seorang emak-emak protes mengenai trek untuk uji praktik SIM C yang dianggap rumit dan tidak masuk akal.

Emak-emak itu menuding trek sengaja dibuat sulit agar banyak yang tak lolos. Korlantas Polri pun angkat bicara.

Dalam video yang beredar viral di medsos, protes itu ditujukan kepada Polri. Emak-emak itu marah karena trek yang disediakan untuk uji praktik SIM C dinilai sangat sulit dilalui.

Adapun trek yang dimaksud emak-emak itu berbentuk zig-zag. Setelah itu, pemotor harus melewati trek melingkar.

“Buat Kepolisian Republik Indonesia ya, ngapain sih bikin trek kayak begini? Modelnya nggak masuk di akal banget. Tolong ya, bikin trek yang masuk di akal. Apalagi buat emak-emak seperti kita-kita ini. Auto nggak bakalan lulus deh dan auto nembak,” ujar emak-emak itu dalam video yang beredar (24/11/2021).

Emak-emak ini mengatakan, dengan trek yang sulit dilalui tersebut, pasti banyak orang tidak lolos. Menurutnya, jika tidak lolos, orang pasti akan beralih membuat SIM lewat calo. Karena itu, dia berharap ada perubahan terhadap bentuk trek untuk uji praktik SIM C.

“Itu artinya mengajarkan kita-kita semua untuk korupsi, untuk menyuap. Oke saya tunggu ya mudah-mudahan ada perubahan. Soalnya saya mau bikin SIM, saya nggak mau kalau treknya begini,” sambungnya.

TANGGAPAN KORLANTAN POLRI

Menanggapi protes tersebut, Kasubdit SIM Korlantas Polri Kombes Djati Utomo menjelaskan trek yang dimaksud sudah sesuai dengan standar yang ada.

“Iya betul (trek sudah sesuai standar),” ujar Djati saat dimintai konfirmasi.

Djati turut membeberkan isi dari Perkap Nomor 9 Tahun 2012 tentang SIM, lebih tepatnya di paragraf 4 Ujian Praktik I Pasal 62. Dia mengatakan peserta harus dihadapkan dengan trek zig-zag hingga berbalik arah.

“Berdasarkan lampiran Perkap Nomor 9 Tahun 2012 tentang SIM paragraf 4 Ujian Praktik I Pasal 62, yaitu: (1) Materi Ujian Praktik I untuk peserta uji sepeda motor: a. Uji pengereman keseimbangan, b. Uji slalom (zig zag), c. Uji membentuk angka 8, d. Uji reaksi rem menghindar, e. Uji berbalik arah membentuk huruf U (U turn),” paparnya.

“(2) lebar dan panjang lapangan ujian praktik I untuk SIM C disesuaikan dengan besaran kapasitas silinder dan/atau dimensi sepeda motor yang dikendarai,” sambung Djati.

Djati menyebut peserta uji praktik SIM C harus lulus di tahap ujian praktik, teori, dan keterampilan melalui simulator. Hal tersebut tertuang dalam UU Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 81 Ayat (5). (*)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: