Vita Ervina Buka Pelatihan Pengolahan Hasil Perikanan Di Magelang

BNews–MAGELANG– Konsumsi ikan di Kabupaten Magelang masih dinilai dibawah standar provinsi maupun nasional. Oleh sebab itu pelatihan pengolahan makanan berbahan dasar ikan digelar di Aula Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magelang selama dua hari 18-19 Maret 2021.3.18

Hadir dalam pembukaan kegiatan tersebut Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Vita Ervina. Selain itu hadir juga Kepala Pusat Pelatihan Kelautan dan Perikanan, Ibu Lily Aprilia Pregiwati; dan Kepala Balai Perikanan dan Penyuluhan Perikanan Tegal, Bpk. Mochamad Muchlisin.

Vita Ervina dalam sambutannya mengatakan gemar makan ikan di situasi pandemi sudah menjadi arahaj Presiden RI Joko Widodo. Hal ini guna meningkatkan imunitas dan daya tahan tubuh terhadap Covid-19.

Oleh karena itu, lanjutnya diadakan Pelatihan Teknis Kelautan dan Perikanan Bidang Pengolahan Hasil Perikanan bagi Masyarakat Perikanan di Kabupaten Magelang. Dimana terdapat 100 peserta perwakilan kelompok pembudidaya perikanan se Kabupaten Magelang.

“Berdasarkan data Susenas (2019) angka konsumsi ikan (AKI) di Kabupaten Magelang sebesar 19,05 kg/kapita/tahun. Idealnya 31 kg/kapita/tahun. Juga berada  di bawah capaian AKI Provinsi Jawa Tengah sebesar 31 kg/kapita dan capaian AKI Nasional sebesar 50,54 kg/kapita,” katanya.

Vita menekatkan kegiatan ini tentunya salah satu upaya dalam meningkatkan angka konsumsi ikan di Magelang. Dan hal ini juga merupakan tugas bersama.

“Kabupaten Magelang dengan tanah dan alamnya yang subur dan sumber air yang melimpah;  tidak menutup kemungkinan untuk menjadikan Magelang sebagai salah satu sentra pembudidaya ikan air tawar,” ujarnya.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Dengan kondisi tersebut, lanjutnya salah satu peluang besar masyarakat adalah dengan membudidayakan ikan air tawar. “Tidak hanya dengan membudidaya ikan, tetapi juga bagaimana masyarakat bisa mengolah hasil budidaya ikan yang ada di daerah,” tuturnya.

Menurutnya, saat ini transformasi pembangunan ekonomi menuju era industri kreatif dan inovatif khususnya untuk skala kecil dan menengah sudah menjadi tuntutan kebutuhan masyarakat. Dimana yang tidak dapat di tawar-tawar lagi.

Kebutuhan hidup masyarakat yang semakin tinggi seiring tingginya biaya hidup serta pergeseran pola konsumsi terhadap sandang, pangan, papan dan informasi. Tentunya  menuntut adanya pola usaha masyarakat ke arah ekonomi komersial.

Keberhasilan pengembangan ekonomi komersial membutuhkan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi yang memadahi. Di samping itu, peluang pasar juga semakin besar bagi produk usaha yang memiliki daya saing. Baik itu dalam hal kualitas maupun harga.  Untuk itu, diperlukan langkah-langkah antisipatif dan strategis dalam rangka menghadapi persaingan regional.

“Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan menciptakan banyak wirausaha melalui pemberian pelatihan yang memadahi,” tuturnya.

Pada kesempatan dua hari ini, seluruh peserta akam mendapatkan ilmu pengetahuan tentang pengolahan ikan yang terdiri dari Pembuatan Sambal Tomat Lele, Pembuatan Kaki Naga; Pembuatan Bakso Ikan, Teknis Pengemasan, dan Teknik Pemasaran.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Ditambahkan,  pelatihan itu difokuskan pada pengembangan ekonomi produktif dan pemberdayaan masyarakat. Sehingga diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk unggulan lokal dalam percaturan ekonomi lokal, regional bahkan global untuk mendukung percepatan pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara bertahap.

Menjadi tugas dan tanggung jawab bersama untuk terus membina, mengembangkan, serta mencerdaskan para pelaku usaha Industri Kecil Menengah (IKM). “Melalui pelatihan ini, harapannya para peserta pelatihan memiliki pengetahuan yang memadahi untuk menjadi wirausaha baru,” tandasnya.

Sementara Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magelang, Joni  Indarto, berharap acara itu bisa mengembangkan budidaya ikan di Kabupaten Magelang.

Untuk menopang Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Borobudur, akan dilakukan revitalisasi pasar ikan Ngrajek, juga akan dilakukan pembangunan fasilifas perikanan yang menggembirakan.

“Semoga yang bertumpu dari perikanan dapat mendukung pemerintah dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: