Warga Kajoran Jadi Anggota Komplotan Pembobol ATM di Sleman

BNews—SLEMAN— Penangkapan komplotan terduga pembobol ATM di Persimpangan Denggung Slsman, kemarin (27/2/2020) sore melibatkan warga Kajoran Kabupaten Magelang. Dia menjadi salah satu otak kawanan pencuri itu.

Informasi yang dihimpun dari Polres Sleman, ada lima orang yang ditangkap oleh polisi setelah sempat terjadi aksi kejar kejaran. Bahnan, 45; Samsuri, 29; Mursalim, 29; Dede Saputra, 27; dan Ade Setyobudi, 22. Kecuali Ade, empat pencuri berasal dari Tanggamus, Lampung. Adapun Ade adalah warga Kajoran, Magelang, Jawa Tengah.

Kasat Reskrim Polres Sleman AKP mengatakan kronologi kejadian bermula ketika orang Lampung berangkat dari Bekasi menyewa Toyota Avanza silver pada 24 Februari yang lalu. Mereka menjemput Ade di Magelang dan sempat menginap. Sepanjang perjalanan dari Bekasi ke Jogja, kawanan ini juga membobol ATM di sembarang tempat.

Sesampainya di Jogja pada Rabu [26/2/2020]  kelimanya langsung beraksi. Mereka mengincar ATM BNI karena masih menggunakan mesin lama.

“Kelima pelaku berhasil menggasak uang sebanyak Rp7,5 juta. Mereja sudah masuk dalam target operasi polisi,” ujar Rudy kepada wartawan di Mapolres Sleman, Jumat (28/2).

Menurutnya, kawanan ini sudah beraksi dan membobol sejumlah ATM. Ada 10 ATM BNI, yakni di SPBU Glondong Mlati Sleman, Hotel Grand Pasific Mlati Sleman, Gedung MM UGM Caturtunggal Depok Sleman, Gading Mas Jl. Kaliurang, Jl. Kaliurang km. 9,5, Mega Andalan Kalasan, SPBU Ambarukmo Caturtunggal Depok Sleman, dan SPBU Sagan. 

Terakhir sebelum ditangkap mereka hendak menyasar ATM BNI, kini di SPBU Mlati, Sleman. Mereka berbagi peran. Bahnan sebagai otak pencurian dibantu salah satu kaki tangannya masuk ke ruang ATM. Dua orang menunggu di mobil dan seorang lagi di belakang kemudi untuk bersiap membawa kawanan ini kabur.

“Mereka melakukan transaksi pertama hanya Rp100.000 dan ketika uang keluar, mereka mengganjal mulut ATM menggunakan obeng, kemudian memasukkan dua penjepit yang diikat menggunakan tali. Pelaku kemudian menarik uang lagi. Pada saat proses penarikan dan uang sudah menempel di alatnya, pelaku mendiamkan mesin ATM. Setelah uang berada di penjepit, pelaku mengambil uang tanpa mengurangi saldo,” ujar dia.

Saat pelaku beraksi, PT Swadharma Sarana Informatika, perusahaan yang menawarkan jasa pengisian kas ATM dan perawatan mesin ATM, mengetahui kejanggalan di salah satu mesin ATM di SPBU Mlati Sleman karena alarm sempat berbunyi.

“PT Swadharma Sarana Informatika langsung melakukan inspeksi ke ATM yang berada di SPBU Mlati Sleman. Kemudian tim Reskrim Polres Sleman mengejar kelima tersangka. Sempat ada kejar-kejaran antara petugas dengan tersangka sampai kelimanya dapat diringkus di perempatan Denggung, Sleman,” kata dia.(her/wan)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: