Warga Kurang Mampu di Kota Magelang, Terima Rumah Khusus Dari Pemkot

BNews—MAGELANG—Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang menyerahkan 25 unit rumah khusus (rusus) kepada warga atau penghuni yang telah ditentukan. Rusus tersebut berada di Kelurahan Kedungsari, Kecamatan Magelang Utara, Kota Magelang.

Rusus tersebut dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) kemudian di serahterimakan kepada Pemkot Magelang. Selanjutnya melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Magelang di serahterimakan kepada penghuni yang telah ditentukan.

Secara simbolis penyerahan kunci rusus dilakukan Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito kepada warga di Aula Kecamatan Magelang Utara, Kamis (10/9/2020). Sigit mengatakan, rusus ini merupakan bagian dari program untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal masyarakat, khususnya masyarakat kurang mampu.

”Selain kesehatan, pendidikan dan infrastruktur, perumahan juga kewajiban untuk dipenuhi. Meski lahan kita terbatas tapi bersyukur bisa dapat rusunawa (rumah susun sewa) juga rusus ini,” ujar Sigit, disela-sela kegiatan.

Dia menyampaikan, penghuni diberikan kesempatan menyewa selama tiga tahun kedepan. Sigit pun berharap mereka dapat berusaha sehingga mampu membeli rumah tinggal dengan hak milik sendiri.

”Ini adalah fasilitas dari pemerintah kepada rakyat, mudahan-mudahan tidak sampai 3 tahun dia (penghuni) sudah mentas,” imbuh Sigit.

Kepala Disperkim Kota Magelang Handini Rahayu menjelaskan bahwa rusus merupakan komplek perumahan yang diperuntukkan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Yakni mereka yang bekerja di sektor informal, seperti pedagang bakso keliling, pedagang asongan atau warga yang tidak memiliki ikatan kerja/kontrak dengan sebuah perusahaan.

Loading...

Penghuni dikenakan biaya sewa sebesar Rp 150.000 per bulan selama 3 tahun dan bisa diperpanjang dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Kata dia, Rusus dibangun dengan tipe 28, setiap unit memiliki dua kamar tidur, satu ruang tamu, satu dapur, satu kamar mandi, dan tanpa dilengkapi perabot rumah tangga.

”Penghuninya diseleksi, melalui pendaftaran terlebih dahulu. Ketentuan ini sesuai dengan Perwal 39/2019 tentang pengelolaan rusunawa/rusus,” imbuhnya.

Download Aplikasi Borobudur News (Klik Disini)

Handini menyampaikan, Kota Magelang telah memiliki sebanyak 75 unit rusus, meliputi 50 unit di Kelurahan Wates dan 25 unit di Kelurahan Kedungsari, Kecamatan Magelang Utara.

“Tahun 2020 ini, kami sedang mengusulkan ke Kementrian PUPR sebanyak 25 unit lagi di Kelurahan Kedungasari. Target kita punya 100 unit rusus,” jelas dia.

Menurut Dini, pemerintah masih memiliki pekerjaan rumah yaitu untuk mencari solusi menghadapi backlog. Backlog yakni kesenjangan antara rumah terbangun dengan jumlah rumah yang dibutuhkan rakyat dan rumah tidak layak huni.

”Angka backlog di Kota Magelang mencapai 4.769 rumah tangga, dari dari 31.705 rumah tangga di Kota Magelang,” pungkasnya. (*/mta)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: