Warga Mudik Lebaran Bisa Dipenjara 1 tahun dan Denda Rp 100 Juta

BNews—NASIONAL— Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bakal memberikan sanksi bagi masyarakat yang nekat mudik ditengah pelarangan. Sanksi paling berat bagi pemudik yang bandel adalah penjara satu tahun dan denda Rp100 juta.

Sanksi tersebut tercantum dalam Permenhub Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik Idul Fitri 1441 Hijriyah Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19. Seperti sudah dijelaskan, sanksi tersebut diberikan secara bertahap.

”Kalau sanksi yang kita katakan ada batas. Untuk yang pertama 24 April sampai 7 Mei persuasif, contohnya darat belum ada sanksi ketentuan berlaku disuruh pulang saja nggak boleh mudik,” kata Staf Ahli Hukum Kemenhub Umar Aris Lewat Video Conference, di Jakarta, kemarin (23/4).

Umar menjelaskan, setelah 7 Mei hingga masa larangan mudik selesai diterapkan, pihaknya akan memberikan sanksi lebih tegas bagi warga yang membandel. Salah satunya denda hingga ratusan juta rupiah.

”Karena ini mengacu UU Karantina, di situ disebutkan bahwa terberat adalah denda Rp100 juta dan hukuman kurungan satu tahun itu ancaman hukuman. Dalam perwujudannya udah diformulasikan. Bisa ada plus ditilang,” jelas dia.

Sebelumnya, Menteri Kordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan, pemerintah dengan tegas melarang masyarakat mudik. Pelarangan mudik akan mulai berlaku pada 24 April 2020.

”Jika masyarakat yang masih nekat untuk mudik makan akan diberikan sanksi. Namun untuk penerapan sanksi yang sudah disiapkan akan efektif ditegakkan mulai 7 Mei 2020,” tegasnya. (han)

Loading...

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: