Waspada! 7 Kebiasaan Ini Bisa Bikin Nyeri Pinggang

BNews–MAGELANG— Nyeri pinggang merupakan salah satu keluhan yang umum dirasakan. Walaupun banyak terjadi pada lansia, nyeri pinggang juga bisa dialami kelompok usia yang lebih muda.

Nyeri pinggang dapat dicegah dengan menghindari penyebabnya. Umumnya, nyeri ini muncul karena kebiasaan sehari-hari dan juga bisa disebabkan oleh beberapa penyakit serius, seperti kanker dan saraf terjepit.

Nah, berikut ini kebiasaan yang bisa membuat nyeri pinggang. Dilansir dari Klikdokter.com.

Membungkuk saat Angkat Beban Berat

Nyeri pinggang paling sering terjadi pada dewasa tua usia 40-50-an, serta banyak membungkuk dan mengangkat barang berat. Nyeri yang timbul bergantung pada serabut saraf yang terkena.

Biasanya, nyeri akan menjalar dari punggung bawah, ke bokong, hingga ke belakang lutut. Rasa nyerinya seperti tertusuk jarum dan dapat pula terjadi kekakuan.

Duduk Membungkuk

Posisi duduk yang tidak baik juga dapat menyebabkan nyeri punggung. Salah satunya adalah posisi duduk yang membungkuk.

Karena, posisi tersebut tidak sesuai dengan posisi alami punggung Anda. Lalu, agak membungkuk ke depan juga akan memberikan tekanan yang lebih besar pada pinggang.

Tidur Tengkurap

Tidur dalam posisi ini akan memberikan tekanan lebih pada leher dan pinggang. Akibatnya, Anda akan merasakan sakit punggung bila terlalu lama tidur tengkurap.

Duduk Terlalu Lama

Bila Anda adalah pekerja kantoran dan harus duduk lama, waspadai risiko nyeri pinggang. Posisi duduk yang terlalu lama akan membuat otot punggung, leher, dan tulang belakang menjadi lelah. Akibatnya, muncul nyeri pinggang.

Beberapa orang biasanya mencoba untuk menggunakan kursi yang empuk untuk mengurangi tekanan pada pinggang. Tetapi, seempuk apa pun kursi Anda, pinggang akan tetap terasa tidak nyaman bila duduk terlalu lama.

Jarang Berolahraga

Jika Anda jarang berolahraga, maka akan lebih mudah mengalami nyeri pinggang. Pinggang membutuhkan kekuatan dari otot perut dan punggung. Jika Anda jarang melatih otot-otot tersebut, maka akan risiko sakit pinggang akan meningkat.

Merokok

Orang yang merokok berpeluang tiga kali lebih besar untuk menderita sakit pinggang dibanding yang tidak merokok. 

Merokok dapat merusak pembuluh darah, termasuk pembuluh darah yang mengalir ke pinggang. Lalu, merokok juga dapat merusak bantalan antar tulang belakang lebih cepat, bahkan merusak tulang belakang itu sendiri.

 Makan Terlalu Banyak

Kebiasaan ini bisa menyebabkan obesitas, sehingga memberikan beban yang lebih berat pada pinggang.

Lalu, bagaimana penanganan nyeri punggung bawah? Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah pencegahan, yaitu dengan menghindari semua faktor risiko sakit pinggang di atas.

Bila terpaksa harus duduk lama, berdirilah sesekali dan lakukan gerakan senam ringan setiap tiga puluh menit. Cara ini untuk melemaskan otot-otot pinggang.

Lakukan olahraga rutin, seperti jalan kaki, jogging, bersepeda, atau berenang untuk menguatkan otot-otot.  Kemudian, kalau mengalami nyeri pinggang hebat, Anda dapat mengonsumsi beberapa jenis obat antinyeri untuk membantu meredakan gejala tersebut. (mta)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: