157 Pasien Covid-19 di Temanggung Masih Dirawat


BNews—TEMANGGUNG— Bupati Temanggung M Al Khadziq terus berupaya melakukan langkah langkah strategis menekan angka penyebaran Covid-19 di wilayahnya. Apalagi, hingga kini kasus positif masih tinggi.


Data terbaru hingga kemarin (23/6/2020) disebutkan total pasien Covid-19 di Temanggung mencapai 204 orang. 157 masih menjalani perawatan dan dua orang meninggal dunia.


Bupati Temanggung, melakukan pemantuan langsung kepada warganya yang masih positif namun menjalani karantina mandiri. Mereka semuanya sudah terlihat bugar.


Seperti saat menemui A, 46, pasien Corona Di Desa Pringapus. Sang pasien nampak bugar.


“Karantina di rumah harus disiplin, kamarnya jangan campur dulu dengan anggota keluarga harus sendiri-sendiri, putrane di eman-eman. Kula nderek sowan mriki nuweni njenengan mugi-mugi cepet sehat (saya ke sini menenjenguk Anda semoga cepat sehat). Corona hanya berbahaya kalau yang kena itu punya penyakit penyerta seperti jantung, hipertensi, diabet, kalau imunnya bagus ya tidak apa-apa, pokoknya tetap semangat,” katanya Selasa (23/6/2020).

A mengaku badannya sudah merasa fit namun karena masih menunggu hasil swab yang ketiga belum keluar ia tetap taat menjalankan protokol kesehatan dengan berada di ruangan tersendiri agar tidak terjadi kontak dengan suami dan anaknya.

Petugas puskesmas juga memberinya vitamin C dan vitamin E, lalu untuk meningkatkan imun melakukan olahraga, serta makan-makanan bergizi. Jika nanti hasil swabnya dinyatakan negatif berarti AM sudah sembuh dari corona.


“Saya itu kerjanya jualan di pasar, tapi karena dinyatakan positif harus karantina, untuk kebaikan saya patuh karena ingin cepat sehat. Untuk mengisi waktu selain olahraga juga menanam jahe di pekarangan belakang rumah,” katanya.


Di Dusun Sengon, Desa Banjarsari, Kecamatan Ngadirejo Khadziq bertemu dengan Sayudo, 48, untuk memastikan kondisi J, 30 istrinya yang kini sedang menjalani mandiri di lantai atas rumahnya.


Dikutip kumparan, pasien itu sudah 20 hari menjalani karantina mandiri dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan. Di desa itu karantina mandiri berjalan baik. Tim gugus tugas tingkat desa pro aktif membantu warganya. (her/wan)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: