IKLAN PARTAI HUT DEMOKRAT

27 Juta Orang Terancam Kanker, Program Sitostatika Jadi Solusi

BNews—MAGELANG— Ancaman penyakit kanker bakal terus mengintai warga Indonesia. Pada tahun 2030 diperkirakan 27 juta orang akan terdiagnosis kanker, dan 70 persennya berada di negara berkembang seperti Indonesia.

Berbagai upaya dilakukan untuk mengurangi angka tersebut. Salah satunya  penggunaan sitostatika yang merupakan upaya pengobatan kanker yang sering digunakan dan banyak menunjukkan kemajuan dalam proses pengobatannya.

Hal tersebut diungkapkan dalam workshop ‘Handling Sitostatika’ yang digelar oleh D3 Farmasi Universitas Muhammadiyah Magelang (UMMagelang) pada Selasa (02/07) di Aula Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Kampus 2 UMMagelang.

“Pemahaman mengenai sitostatika yang benar untuk menghindari berbagai macam efek menjadi bagian penting untuk mahasiswa dan praktisi yang bekerja di lapangan, yang sering bersinggungan langsung dengan penanganan sitostatika,” ujar Puguh Widiyanto, M.Kep, Dekan FIKES UMMagelang dalam pembukaan workshop.

Loading...

Ketua panitia pelaksana, Fitriana Yuliastuti, M.Sc., Apt mengatakan jika kegiatan tersebut diadakan dalam rangka meningkatkan keahlian dan juga pemahaman mahasiswa dan tenaga kefarmasian mengenai prinsip-prinsip handling sitostatika. Juga dalam menangani pasien baik di rumah sakit atau yang sedang rawat jalan.

Menurut Fita, tujuan melibatkan farmasi pada aseptic dispensing adalah untuk meningkatkan keamanan penggunaan obat yang diberikan secara injeksi. “Karena dalampenanganan tersebut farmasis mengetahui fisika kimia obat, dosis, interaksi, dan kestabilan obat,” ujarnya. Lebih lanjut Fita juga mengingatkan kepada farmasis untuk senantiasa menjaga kesterilan peralatan yang digunakan seperti syringes, jarum, vial, dan juga ampul. (bn1/bsn)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: