IKLAN PARTAI HUT DEMOKRAT

30 Persen Warga Temanggung Tumbuh “Cebol”

BNews—TEMANGGUNG—Angka stunting atau asupan gizi buruk di Kabupaten Temanggung mencapai 29,98 persen atau sekitar 30 ribu orang. Kendati angka stunting turun dibanding Tahun 2014, namun menurut versi Organisasi Kesehatan Dunia WHO masih tergolong tinggi.

WHO sendiri merekomendasikan kepada negara diseluruh dunia harus menekan persentase angka stunting di bawah 20 persen. Sedang Pemerintah Kabupaten Temanggung menargetkan tahun 2023 kekerdilan sudah turun sebesar 9,98 persen.

”Meski berat kami optimis empat tahun ke depan bisa turun 9,98 persen atau 1,2 persen pertahun,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung, Supardjo, kemarin (27/11).

Dijelaskan Supardjo, Kabinet Indonesia Maju dikepemimpinan Joko Widodo-Ma’ruf Amin, mencanangkan lima tahun ke depan fokus pembangunan SDM. Salah satunya terwujudnya masyarakat Indonesia yang sehat dan tidak boleh ada yang mengalami kekerdilan.

”Tahun 2014 Temanggung peringkat dua se-Jawa Tengah dan tahun 2019 sudah turun ke posisi 22. Turun tapi angkanya masih tinggi. Dan kami menarget selambat-lambatnya tahun 2023 stunting sudah turun di bawah 20 persen,” harap dia.

Ia menjabarkan terdapat dua cara pendekatan menekan angka stunting. Pertama menggunakan intervensi spesifik yakni untuk mengatasi penyebab langsung dan tidak langsung. Kedua, menggunakan intervensi strategis dengan melibatkan lintas sektor untuk mengatasi akar permasalahan sesungguhnya seperti kemiskinan misalnya.

Terpisah, Kasubdit Kesehatan Lingkungan Direktorat Jenderal Kementerian Kesehatan RI, Eli Setyawati menuturkan, isu utama yang disebutkan Presiden Jokowi dan harus diselesaikan adalah stunting serta jaminan kesehatan masyarakat. Penyelesaian persoalan tersebut harus dilakukan untuk mencetak generasi yang sehat dan unggul guna menuju Indonesia maju 2020-2024 dengan pembangunan sumber daya manusia berkualitas, optimal dan produktif.

Loading...

”Isu utama ini sangat berkaitan dimana Kabupaten Temanggung sekarang ini berkomitmen dan akan melakukan aksi besar guna penuntasan stunting. Tidak hanya kebijakan dari pemerintah saja, namun harus terinformasikan dan terimplementasikan gerakan masyarakat untuk hidup sehat sampai dengan akar rumput,” pungkasnya (han)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: