Harga Cabai Meroket, Pemkab Magelang Bagikan 300 Paket Cabai Gratis ke Warga
- calendar_month Rab, 10 Des 2025

Heboh Kenaikan Harga Cabai, Pemkab Magelang Bagi-Bagi Cabai Gratis Jelang Nataru
BNEWS—MAGELANG— Kenaikan harga cabai yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang melakukan intervensi pasar sebagai langkah pengendalian harga bahan pokok.
Melalui Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpangan) bekerja sama dengan Komunitas Champion Cabai, Pemkab Magelang; membagikan ratusan paket cabai gratis kepada warga. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan drh Soepardi, Mungkid, Selasa (9/12/2025).
Sebanyak 300 paket cabai dibagikan kepada masyarakat. Setiap paket berisi cabai keriting, cabai rawit, dan bawang putih masing-masing seberat 0,2 kilogram.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru); periode di mana permintaan komoditas hortikultura biasanya meningkat.
Kepala Distanpangan Kabupaten Magelang, Romza Ernawan, mengatakan lonjakan harga cabai saat ini bukan hanya terjadi secara lokal; melainkan hampir merata di seluruh wilayah Indonesia.
Berdasarkan hasil pantauan, harga cabai rawit di tingkat petani berada di kisaran Rp 77 ribu per kilogram, sementara cabai keriting mencapai Rp 65 ribu per kilogram.
“Ini bentuk kehadiran pemerintah untuk menjaga stabilitas harga. Kami tidak ingin lonjakan harga menjelang libur akhir tahun membebani masyarakat,” ungkapnya.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Meski demikian, lanjut Romza, kondisi produksi cabai di Kabupaten Magelang saat ini tergolong aman. Data Distanpangan menunjukkan kapasitas panen cabai selama Desember jauh melampaui kebutuhan lokal.
“Produksi cabai keriting diproyeksikan mencapai 1.433 ton dari luas panen 244 hektare, sedangkan kebutuhan warga hanya sekitar 143 ton,” ujar Romza.
Sementara untuk cabai rawit, produksi diperkirakan menyentuh angka 3.312 ton dari lahan seluas 552 hektare. Adapun konsumsi masyarakat daerah diperkirakan hanya sekitar 398 ton.
“Dengan surplus seperti ini, distribusi menjadi kunci. Kami sudah menyiapkan skema pengiriman ke daerah lain agar harga tetap terkendali dan petani tetap mendapatkan nilai jual yang layak,” jelasnya.
Ketua Champion Cabai Kabupaten Magelang, Sudarno, menegaskan bahwa aksi berbagi cabai gratis ini bukan sekadar kegiatan sosial semata, melainkan bentuk komitmen bersama petani dan pemerintah dalam menjaga keseimbangan pasar.
Ia menyebutkan, harga cabai yang tinggi kerap mendorong sebagian pihak untuk menahan stok. Namun dalam kegiatan ini, nilai solidaritas justru menjadi semangat utama.
“Cabai mahal bukan berarti petani berhenti membantu masyarakat. Kami ingin menunjukkan bahwa ada tanggung jawab moral yang kami pegang,” katanya.
Antusiasme warga terlihat sejak pagi hari. Puluhan warga tercatat sudah mengantre sebelum kegiatan dimulai. Sebagian datang untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, sementara lainnya untuk kebutuhan usaha kuliner.
Siti Zulaikhah, seorang penjual nasi rames, mengaku kegiatan ini sangat membantu para pelaku usaha kecil. Ia menyebut tingginya harga cabai di pasaran membuatnya terpaksa mengurangi penggunaan cabai dalam beberapa menu.
“Kalau bisa program ini berlanjut, karena ini sangat membantu. Cabai sekarang mahal sekali,” ujarnya. (bsn)
About The Author
- Penulis: BNews 2











Saat ini belum ada komentar