Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Ahli Nuklir Jadi Kepala DLH Kabupaten Magelang, Nanang Siap Terapkan Teknologi Ramah Lingkunga

Ahli Nuklir Jadi Kepala DLH Kabupaten Magelang, Nanang Siap Terapkan Teknologi Ramah Lingkunga

  • calendar_month 51 menit yang lalu

BNews-MAGELANG– Pemerintah Kabupaten Magelang resmi melantik Nanang Triagung Edi Hermawan sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Magelang di Pendopo drh Soepardi, Jumat (10/7). Menariknya, Nanang merupakan seorang ahli nuklir yang sebelumnya telah mengabdi selama lebih dari dua dekade di Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten).

Pelantikan Nanang menjadi perhatian karena ia menjadi satu-satunya pejabat yang dilantik dari luar lingkungan Pemerintah Kabupaten Magelang. Putra asli Kecamatan Srumbung itu kembali ke kampung halamannya setelah 23 tahun berkarier di bidang pengawasan keselamatan nuklir dan perlindungan lingkungan.

Selama bertugas di Bapeten, Nanang memiliki tanggung jawab dalam pengawasan proteksi masyarakat serta keselamatan lingkungan. Menurutnya, pengalaman tersebut memiliki keterkaitan erat dengan tugas barunya sebagai Kepala DLH Kabupaten Magelang.

“Jadi sebenarnya tidak jauh berbeda, hanya pendekatannya saja yang berbeda,” ujar Nanang usai pelantikan.

Berbekal Pendidikan Teknik Nuklir hingga Doktor Ilmu Komputer

Nanang memiliki latar belakang akademik yang kuat. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana (S1) Teknik Nuklir di Universitas Gadjah Mada (UGM), kemudian melanjutkan Magister (S2) di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada bidang yang sama. Selanjutnya, ia meraih gelar Doktor (S3) Ilmu Komputer di UGM.

Dengan pengalaman profesional dan bekal akademik tersebut, Nanang optimistis mampu memperkuat kebijakan lingkungan di Kabupaten Magelang melalui pendekatan berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.

Fokus Konsolidasi dan Percepatan Program DLH

Sebagai langkah awal, Nanang akan melakukan konsolidasi internal sekaligus mempercepat pelaksanaan program yang telah tercantum dalam rencana strategis DLH Kabupaten Magelang.

Selama tiga bulan pertama masa kepemimpinannya, ia akan memetakan berbagai persoalan, tantangan, serta peluang pengembangan kebijakan lingkungan di daerah.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

Program-program yang telah berjalan, menurutnya, akan tetap dilanjutkan dengan berbagai upaya percepatan.

“Kita lihat mana yang perlu diperkuat, terutama dalam menjawab kebutuhan daerah,” jelasnya.

Dorong Inovasi Teknologi Ramah Lingkungan

Nanang juga membuka peluang penerapan teknologi berbasis nuklir secara tidak langsung dalam pengelolaan lingkungan. Salah satu contohnya adalah pengembangan material ramah lingkungan, seperti plastik biodegradable yang lebih mudah terurai.

Menurutnya, teknologi tersebut memungkinkan produksi plastik ramah lingkungan berbahan dasar sederhana, misalnya pati ketela.

“Ini bisa kita dorong agar masyarakat mulai beralih ke produk yang lebih ramah lingkungan,” bebernya.

Selain itu, ia menyebut teknologi tertentu juga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan efisiensi proses pemilahan sampah, termasuk memisahkan material organik dan logam. Meski demikian, penerapannya akan disesuaikan dengan kebutuhan serta kondisi Kabupaten Magelang.

Kearifan Lokal Tetap Menjadi Fondasi

Meski mengedepankan inovasi teknologi, Nanang menegaskan bahwa pengelolaan lingkungan di Kabupaten Magelang tetap harus berpijak pada kearifan lokal.

Menurutnya, budaya hidup bersih, tertata, dan selaras dengan alam telah lama menjadi identitas masyarakat Magelang yang perlu terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda.

“Itu yang harus kita hidupkan kembali, terutama untuk generasi muda, agar lebih peduli terhadap lingkungan,” paparnya.

Seleksi Terbuka dan Transparan

Nanang menjelaskan bahwa dirinya mengikuti seluruh tahapan seleksi secara terbuka dan kompetitif, mulai dari seleksi administrasi, uji gagasan, tes berbasis komputer (CAT), hingga wawancara.

Sementara itu, Bupati Magelang Grengseng Pamuji menegaskan proses pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama dilakukan secara objektif, transparan, dan akuntabel.

“Saya tegaskan, proses ini bebas dari praktik koruptif. Kalau ada yang mencatut nama bupati atau wakil bupati, silakan laporkan langsung kepada saya,” tegasnya.

Menurut Grengseng, pelantikan pejabat tinggi pratama tersebut menjadi awal pengabdian baru dalam memperkuat tata kelola pemerintahan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Magelang.

Selain melantik Kepala DLH Kabupaten Magelang, Pemkab Magelang juga melantik Penjabat Sekretaris Daerah David Rudiyanto, Staf Ahli Bidang Kesejahteraan Sosial dan SDM Agus Widodo, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Agung Purwadi, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya. (bsn)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less