Aksi Tolak UU Cipta Kerja di Jogja Diklaim Datangkan Lebih Banyak Massa

BNews—YOGYAKARTA—Aliansi Rakyat Bergerak berencana kembali menggelar aksi menolak UU Cipta Kerja di Yogyakarta, pada hari ini (8/10/2020). Aksi kali ini menyerukan #JogjaMemanggil yang mana sebelumnya dikenal dengan #GejayanMemanggil.

Seruan aksi ini diunggah oleh akun Instagram gejayanmemanggil. Aksi ini menyerukan “Mosi Tidak Percaya: Turunkan Jokowi – Ma’ruf Amin, Cabut UU Cipta Kerja, Bubarkan DPR, dan Bangun Dewan Rakyat!,” tulisan dalam unggahan tersebut

Aliansi Rakyat Bergerak menyatakan tajuk aksi ini bukanlah tuntutan kepada perangkat negara. Melainkan sebentuk seruan yang ditunjukkan pada sidang para pembaca untuk mendeligitimasi intervensi negara atas kehidupan sipil.

Massa akan berkumpul di Universitas Gadjah Mada, kemudian long march menuju Tugu Jogja. Kemudian ke kantor DPRD dan gubernur di Jalan Malioboro. Aksi #JogjaMemanggil hari ini menyerukan penggantian rezim secara menyeluruh hingga pembentukan dewan rakyat.

Download Aplikasi Borobudur News (Klik Disini)

Dalam unggahan tersebut, Aliansi mengajak masyarakat untuk mengonsolidasikan kekuatan menyeret turun rezim yang bercokol hari ini. Mereka menyatakan aksi ini bukan untuk mengganti satu lakon dengan lakon lainnya yang sama-sama buruk.

Seperti yang diinginkan gerombolan mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo melalui Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI). Aliansi menyatakan menolak ikut dalam dikotomi pascapilpres 2014 yang tak usai.

Loading...

”Oleh karenanya,  demi merebut hak-hak yang sudah lama dikebiri, kita perlu merumuskan cara kita sendiri : menemukan suatu bentuk di mana kepentingan-kepentingan rakyat dapat diakomodir secara setara. Sebuah otonomi horizontal. Sebab katanya rakyat ialah hukum itu sendiri,” tulisan dalam unggahan itu.

Sementara itu, Salah satu peserta aksi, Ardy Syihab, mengatakan aksi hari ini lebih tinggi eskalasinya ketimbang aksi-aksi #GejayanMemanggil sebelumnya. Selain perubahan nama menjadi #JogjaMemanggil, lokasi aksi pun digeser dari Jalan Gejayan menuju kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dan kantor Gubernur DIY.

Ardy mengatakan Aliansi Rakyat Bergerak telah melakukan persiapan matang untuk aksi hari ini. ”Kami sampaikan mosi tidak percaya. Tuntutan kami kalau omnibus law sampai tidak dibatalkan, mending turun, DPR dan juga rezim Jokowi-Ma’ruf karena sudah mengkhianati rakyat,” kata Ardy. Dikutip dari Tempo. (*/mta)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: