Anggaran Penanganan Covid-19 di Magelang Terkumpul Rp 44,7 M, Ini Rinciannya

BNews–MUNGKID– Penanganan wabah virus corona (Covod-19) membutuhkan anggaran tidak sedikit. Pemerintah Kabupaten Magelang siapkan anggaran sebesar Rp 44,7 miliar untuk hal tersebut.

Asisten Administrasi Umum Sekda Magelang, Asfuri Muhsis mengatakan bahwa dana sebesar itu berasal dari hasil penggeseran-penggeseran anggaran. “Sumber dana tersebut berasal dari sejumlah anggaran yang bisa digeser. Pergeseran tersebut yakni di tahap pertama sebesar Rp 21,5 miliar dari Dana Insentif Daerah(DID), ditambah Rp 5 miliar dari Dana Tak Terduga (DTT) dan ditambah lagi Rp 18,2 miliar,” katanya seperti dikutip suarabaru.com (7/4/2020).

Ia menjelaskan bahwa, pergeseran anggaran tersebut dilakukan , sebagai bentuk komitmen dari Pemkab Magelang dalam rangka memrioritaskan penanganan Covid-19 di wilayahnya. Selain penetapan anggaran, lanjutnya bahawa sudah terbentuk dan ditetapkan Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19.

“Kemarin (6/4/2020) telah dilaksanakan rapat di Rumah Dinas Bupati Magelang, Gugus Tugas tersebut telah dibentuk. Untuk ketuanya langsung Bupati Magelang didampingi Dandim 0705/Magelang dan Kapolres Magelang,” imbuhnya.

Sementara, lanjut Asfuri bahwa untuk kepengurusan gugus tugas tersebut juga dilengkapi oleh seluruh OPD terkait, swasta, LSM dan komponen masyarakat lainnya. “Pembentukan gugus tugas ini untuk memenuhi amanat dari pemerintah pusat. Dimana merupakan perangkat untuk pedoman dalam kegiatan melakukan percepatan penangaan Covid 19 di Kabupaten Magelang,” ungkapnya.

Asfuri juga mengaku bersyukur karena pasien Covid dari wilayah Kabupaten Magelang, semua dapat di tangani dengan baik. Bahkan, dari hari ke hari progresnya semakin baik Menurutnya, pasien yang kondisinya membaik dan sudah pulang ke rumahnya masing-masing sebanyak 30 orang.

Sedangkan, pasien covid-19 dengan status ODP sebanyak 395 orang, dengan rincian 406 orang, 35 orang lainnya dinyatakan lulus pantau, emudian ditambah ODP baru 24 orang.Sehingga jumlah ODP ada 395 orang (6/4/2020).

Loading...

“Sedangkan pasien kategori PDP ada 32 orang. Dengan rincian 26 dikurangi 1 dan ditambah tujuh orang PDP baru, sehingga total. Untuk yang terkonfirmasi terpapar Covis-19 ada lima orang semuanya dalam status PDP dan meninggal dunia,” pungkasnya. (*/ahg)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: