Asbes Berbahaya? Yuk Kenali Dampak Jangka Panjang Dari Genteng Asbes
- calendar_month Kam, 8 Jun 2023

Atap Rumah Menggunakan Asbes, dan ini bahayanya dalam jangka panjang
BNews–OPINI- Atap adalah komponen penting pada bangunan. Atap rumah berfungsi sebagai media pelindung segala sesuatu yang berada di bawahnya. Atap juga berguna untuk melindungi penghuni dari panas matahari. Selain melindungi dari panas matahari; atap juga berfungsi untuk melindungi kita dari terpaan debu dan hujan.
Tidak hanya untuk melindungi, atap juga berfungsi untuk memperindah dan mempercantik bangunan. Secara estetis, atap merupakan salah satu penanda atau ciri khas bagi suatu bangunan karena desain dan model atap itu sendiri.
Atap memiliki banyak model yang bervariasi yang bisa kita gunakan untuk diaplikasikan ke bangunan yang akan kita bangun. Model atap yang pertama adalah atap datar, atap datar adalah bentuk atap yang permukaanya datar atau flat dan kerap diaplikasikan pada rumah-rumah minimalis masa kini.
Model yang kedua adalah atap sender, penutup bagian atas bangunan yang satu ini kerap disebut sebagai atap tempel; karena atap tersebut memiliki model yang menempel pada bagian dinding tembok rumah.
Kemudian terdapat model atap pelana, atap limasan, atap mansard, dan atap gergaji. Masyarakat di Indonesia pada umumnya banyak yang menggunakan model atap berbentuk limasan dan pelana; karena memiliki bentuk yang simple dan cocok untuk diaplikasikan ke semua model rumah atau bangunan. Dari berbagai model atap, material yang digunakan pun sangat bervariasi.
Material yang digunakan untuk pembuatan atap yang pertama adalah tanah liat sering disebut dengan genteng tanah liat; yang memiliki sifat ramah lingkungan dan proses pembuatanya masih dengan cara tradisional. Pada material genteng ini tidak terkandung bahan kimia yang membahayakan karena terbuat dari bahan alami.
Material yang kedua adalah terbuat dari bahan dasar keramik, sehingga sering disebut dengan genteng keramik. Material untuk pembuatan genteng keramik juga terbuat dari tanah liat dan kaolin yang dicampur dengan pasir kuarsa.
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)
Marerial yang selanjutnya adalah beton sehingga sering disebut dengan genteng beton, genteng ini memiliki kelebihan kuat; untuk menahan beban dan juga kuat terhadap serangan biologis seperti suhu udara dan polusi. Material atap yang selanjutnya ini sering digunakan oleh masyarakat Indonesia adalah atap asbes,
Asbes adalah mineral alami yang terbentuk di alam, dan juga biasa disebut asbestos. Asbes terdiri dari serat; dan silikat mineral dengan komposisi kimiawi yang berbeda. Bahan asbes dikenal kuat, namun tidak bisa diuraikan oleh alam.
Asbes terkenal karena memiliki ketahan terhadap api dan kemampuan untuk ditenun menjadi kain. Dari beberapa keunggulan tersebut, asbes digunakan untuk membuat tirai tahan api untuk teater; membut pakaian tahan panas untuk pekerja logam dan petugas kebakaran. Selain itu, asbes juga memiliki banyak kelebihan dan kekurangan.
Kelebihan asbes yang pertama dari segi ekonomi adalah harganya yang relatif murah. Kelebihan yang kedua adalah pemasanganya yang tergolong sangat mudah. Kelebihan atap asbes juga dapat menghemat waktu pemasangan.
Tidak hanya dari sektor ekonomi saja, kelebihan penggunaan atap asbes ini juga dapat menghemat tenaga. Selain itu, asbes merupakan bahan yang lebih ringan sehingga pemasangan asbes tidak memerlukan banyak penyangga. Namun dibalik kelebihan asbes yang sangat menggiurkan, terdapat banyak kekurangan dalam penggunaan media asbes sebagai bahan dasar atap rumah.
Beberapa kekurangan asbes dibanding bahan genteng lainya adalah bentuk yang tidak bervariatif. Kekurangan yang kedua dari atap asbes ini adalah materialnya yang mudah patah.
Kekurangan asbes dari segi kenyamanan penghuni rumah adalah asbes memiliki sifat bahan yang tidak menyerap panas; sehingga menimbulkan hawa panas bagi penguninya. Kekurangan asbes yang lainya adalah kurang aman dari risiko kebobolan atau kebocoran di karenakan; asbes memiliki sifat yang mudah pecah.
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)
Kekurangan asbes yang sangat menonjol adalah memiliki sifat yang rapuh, sehingga pemasanganya; harus dilakukan dengan ekstra hati-hati. Asbes juga menimbulkan dampak dalam segi kesehatan; karena di dalam asbes terbuat dari partikel mikro yang apabila terhirup oleh manusia secara terus menerus akan berakibat fatal.
Dampak dari terhirupnya debu atau partikel yang di akibatkan oleh material asbes ini adalah menimbulkan berbagai masalah kesehatan. Dampak bagi kesehatan akibat menghirup partikel dari material asbes dalam jangka panjang; yakni dapat menimbulkan gejala asbestosis dan sesak napas, serta mengakibatkan penyakit Mesothelioma.
Mesothelomia merupakan penyakit kanker yang mempengaruhi selaput paru-paru (pleura) dan lapisan bagian bawah pencernaan (peritoneum). Dampak dari penggunaan asbes juga dapat memicu kanker paru paru.
Dampaknya sama seperti seorang perokok, dan bahkan jika perokok terpapar asbes akan lebih berbahaya. Maka dari itu kita harus mencari gejala gejala dari kanker paru-paru agar kita terhindar dari hal-hal yang tidak kita inginkan.
Kanker paru-paru akibat asbes biasanya membutuhkan waktu yang sangat lama sampai muncul gejala-gejalanya. Gejala gejala dari kanker paru paru akibat paparan asbes membutuhkan waktu untuk muncul kurang lebih 15-35 tahun. Gejala kanker paru-paru yang pertama adalah batuk terus menerus; sesak napas dan nyeri dibagian dada. Gejala kanker paru-paru yang selanjutnya adalah suara menjadi bengek atau serak.
Gejala selanjutnya yang akan terlihat yakni batuk terus menerus, batuk berdarah dan muncul bengkak dibagian wajah maupun leher. Dengan mengetahui bahaya penyakit yang ditimbulkan oleh asbes, maka diperlukan solusi untuk mencegah paparan asbes.
Solusi untuk mencegah paparan asbes di dalam ruangan jika sudah terlanjur memakai material asbes; adalah dengan tidak menyentuh atau merusak bahan yang mengandung asbes di dalam rumah.
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)
Solusi yang kedua adalah mencuci tangan dan kaki, serta memakai keset ketika setelah bepergian. Solusi yang ketiga adalah menggunankan lap basah atau pel basah untuk membersihkan lantai dan debu di rumah.
Solusi yang selanjutnya adalah menutup jendela dan pintu agar partikel-partikel asbes yang terbawa angin tidak masuk kedalam rumah. Lakukanlah solusi di atas agar kita terhindar dari paparan asbes dan gunakan bahan bahan perabotan maupun bangunan yang ramah lingkungan.
Asbes sudah terbukti dan sudah diakui WHO dapat menimbulkan dampak yang berbahaya dan tidak ramah lingkungan. Terdapat beberapa macam material atap yang memiliki sifat ramah lingkungan yang bisa digunakan untuk pengganti material asbes.
Terdapat beberapa terobosan yang dapat digunakan untuk beralih ke media atap yang ramah lingkungan. Atap go green adalah terobosan baru atap ramah lingkungan yang bentuknya mirip seperti genteng asbes yang terbuat dari bahan baja ringan.
Atap ramah lingkungan memiliki kelebihan yang lebih kuat dibanding atap gelombang lainya. Selain itu, atap ramah lingkungan juga memiliki harga yang sangat ekonomis dan terjangkau.
Atap go green memiliki kemiripan dengan atap asbes, maka dari itu bisa digunakan untuk alternatif pengganti asbes. Selain itu alternatif yang tepat utuk menggantikan genteng asbes juga terdapat genteng yang terbuat dari tanah liat.
Genteng tanah liat ini sesuai dengan Namanya terbuat dari bahan dasar tanah liat. Genteng ini menggunakan bahan baku alami, yaitu tanah liat. Pada genteng ini pun tidak terkandung bahan kimia berbahaya.
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)
Proses pembuatan dari genteng ini pun dilakukan secara tradisional sehingga tidak memerlukan bahan bakar fosil. Selain itu, genteng dari tanah liat yang telah rusak dapat dimanfaatkan kembali untuk keperluan lainnya. Genteng tanah liat ini memiliki banyak kelebihan untuk dijadikan atap rumah.
Genteng tanah liat memiliki kelebihan berupa mampu meredam suara bising. Kelebihan bahan tanah liat ini memungkinkan genteng dapat meredam suara-suara di sekitarnya.
Jika Anda menggunakan genteng tanah liat, kelebihan genteng ini akan sangat terasa ketika suasana di dalam rumah; dapat menjadi tidak terlalu bising karena mampu meredam kebisingan dari luar.
Kelebihan genteng tanah liat pada saat hujan turun pun genteng ini dapat meredam suara tetesan air hujan sehingga tidak terlalu berisik. Kelebihan yang paling utama dari genteng berbahan tanah liat dikenal memiliki umur yang lebih panjang; daripada bahan genteng lainnya.
Menurut sejumlah informasi, genteng ini dapat bertahan selama satu abad. Genteng tanah liat juga memiliki kelebihan harga yang sangat terjangkau; sehingga sangat cocok untuk dijadikan pengganti genteng asbes.
Genteng tanah liat ini juga memiliki jenis yang sangat bervariatif di bandingkan dengan genteng asbes.
Jenis genteng tanah liat yang pertama adalah Genteng Gojer atau disebut juga dengan Morando. Genteng jenis ini berbentuk seperti gelombang laut, yaitu dalam satu lembar genteng ada sisi yang melengkung ke bawah dan ada yang melengkung ke atas.
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)
Jenis yang kedua adalah genteng prentul, ada yang menyebutnya karang pilang, kodong, dan juga goodyear. Genteng jesnis ini memiliki cetakan bulat mirip scoop ice cream di salah satu ujungnya yang menjadi ciri khasnya.
Jenis genteng yang selanjutnya adalah Genteng Plentong. Genteng Plentong adalah jenis genteng berbahan tanah liat yang paling umum dan mudah ditemukan. Ciri khasnya adalah datar di 2/3 permukaannya; dan 1/3 sisanya melengkung ke bawah.
Berat genteng plentong sekitar 1.5 kg saja, yang termasuk ringan dibanding jenis lainnya, dan dengan lebar 22.5 cm serta panjang sekitar 27.5 cm. Per meter persegi atap akan membutuhkan kira-kira 25 buah. Proses pemasangan genteng tanah liat juga tergolong sangat mudah.
Pemasangan genteng tanah liat step yang pertama adalah pembuatan kuda-kuda. Pemasangan kuda-kuda; berguna untuk memberikan bentuk pada atap bangunan. Kuda-kuda berfungsi sebagai penyangga utama atap serta termasuk ke dalam klasifikasi struktur framework (truss).
Bahan baku yang biasa dipakai untuk membuat struktur kuda-kuda ini misalnya kayu, bambu, baja, atau beton bertulang. Step yang selanjutnya adalah pemasangan Gording, ini akan membagi-bagi bentangan atap pada proyeksi horizontal ke dalam jarak-jarak yang lebih kecil.
Gording juga mempunyai peranan untuk meneruskan beban yang berasal dari genteng, reng, usuk, dan lain-lain. Proses yang selanjutnya adalah pemasangan usuk dan reng yang berfungsi untuk tumpuan penutup atap; dan meneruskan beban yang diterimanya ke usuk atau kaso dan juga menerima beban yang berasal dari penutup atap dan reng.
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)
Step yang terakhir adalah pemasangan genteng tanah liat itu sendiri.
Dari pernyataan diatas dapat disimpulkan bahwa penggunaan asbes saat ini kurang disarankan mengingat kandungan asbes yang dapat menyebabkan penyakit penyakit yang berbahaya. Terdapat alternatif lain untuk menggantikan penggunaan genteng asbes yang juga tidak kalah ekonomis dari asbes.
Alternatif yang pertama adalah menggunakan atap genteng baja ringan yang memiliki harga sangat terjangkau dan pemasanganya yang mudah. Kemudian alternatif yang lain adalah menggunakan bahan tanah liat itu sendiri, dilihat dari kelebihan-kelebihan yang sangat bagus bisa digunakan untuk di jadikan sebagai pengganti asbes.
Penulis : Wahyu Finanda (Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tidar)
About The Author
- Penulis: BNews 2



Saat ini belum ada komentar