Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Awali Tahun Baru, Jamaah MAJT Magelang Kumpulkan Rp18 Juta untuk Korban Bencana

Awali Tahun Baru, Jamaah MAJT Magelang Kumpulkan Rp18 Juta untuk Korban Bencana

  • calendar_month Kam, 1 Jan 2026

BNews-MAGELANG– Pengelola Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) An-Nuur Kabupaten Magelang turut ambil bagian dalam aksi kemanusiaan; dengan menggalang donasi bagi korban bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Penggalangan dana tersebut dilakukan bersamaan dengan Gerakan Sholat Subuh Berjamaah yang digelar pada Kamis (01/01/2026).

Dari kegiatan itu, berhasil terkumpul donasi sebesar Rp 18 juta yang langsung disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Magelang.

Ketua Pelaksana Pengelola MAJT An-Nuur, Drs Asfuri Muhsis, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang kembali dilaksanakan seperti tahun sebelumnya.

“Seperti tahun yang lalu, kali ini kita juga melaksanakan gerakan sholat subuh berjamaah. Juga mengajak pada jamaah untuk memberikan donasi bagi korban bencana di Sumatera,” kata Asfuri.

Ia menambahkan, kegiatan ini bertujuan untuk mempererat ukhuwah islamiyah sekaligus meningkatkan keimanan dan ketakwaan umat.

“Juga untuk membiasakan, mengawali tahun baru dengan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

Seluruh donasi yang terkumpul dari jamaah disalurkan kepada para korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat melalui Baznas.

Selain penggalangan donasi bencana, dalam kegiatan awal tahun tersebut Baznas Kabupaten Magelang juga menyalurkan santunan kepada ratusan guru ngaji di berbagai wilayah Kabupaten Magelang.

Ketua Baznas Kabupaten Magelang, M Kholid As’adi, menyampaikan bahwa bantuan tersebut diberikan kepada guru ngaji dari desil 1 yang sebelumnya belum tersentuh bantuan dari pihak mana pun.

“Di tutup tahun 2025 pihaknya memberi bantuan kepada guru ngaji dari desil 1 yang belum tersentuh bantuan apapun dari mana pun,” jelasnya.

Sebanyak 905 guru ngaji menerima bantuan masing-masing sebesar Rp 500.000, dengan total anggaran mencapai Rp 452.500.000.

“Total bantuan Rp 452.500.000,” katanya.

Kholid berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat dan menambah semangat para guru ngaji dalam menjalankan tugas pengabdian.

“Semoga ke depan tetap semangat menjalankan amanat dan bertambah maju,” harapnya.

Gerakan Sholat Subuh Berjamaah kali ini diikuti sekitar 3.500 jamaah dari berbagai wilayah di Kabupaten Magelang. Para jamaah juga mendapatkan siraman rohani dari KH Drs H Ahmad Hadlor Ihsan dari Baznas/MUI Jawa Tengah.

Dalam tausyiahnya, Ahmad Hadlor Ihsan mengajak seluruh jamaah untuk mempersiapkan diri dengan baik dalam menyambut pergantian tahun, terutama dengan meningkatkan kualitas keimanan sebagai hamba Allah yang saleh.

“Kedua, kita memahami di pergantian tahun ini otomatis sebenarnya adalah umur kita berkurang, bukan bertambah. Untuk itu, kita manfaatkan sisa-sisa kesempatan ini untuk beribadah kepada Allah sebaik-baiknya,” tuturnya.

Ia juga mengajak jamaah untuk terus menumbuhkan semangat berinfak dan berbagi kepada sesama.

“Dengan donasi ke Sumatera kita motivasi untuk berinfaq. Karena bagaimanapun kita diberi kelonggaran oleh Allah maka kita sisihkan rejeki kita untuk orang lain,” pungkasnya. (bsn)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less