Baru Tahu, Ternyata Ini Makna dan Filosofi Jadah Ketan Khas Muntilan Magelang

BNews—MUNTILAN— Jajanan pasar nampaknya kini mulai kembali menunjukan eksistensinya ditengah masyarakat. Saat ini banyak masyarakat yang mulai kembali membuat gebrakan dengan menjajakan jajanan pasar dengan packaging yang lebih kekinian.

Kamu dapat dengan mudah menemukan aneka jajan pasar dengan konsep yang lebih modern. Salah satunya adalah jajanan pasar bernama Jadah Ketan khas Muntilan yang terkenal dengan cita rasanya.

Jadah Ketan terbuat dari beras ketan yang dikukus kemudian dimasak dengan parutan kelapa, gula, daun salam, daun pandan dan sedikit garam. Umumnya Jadah Ketan bewarna putih, memiliki tekstur kenyal, sedikit lembek dan lengket.

Dan karena proses pembuatannya dicampur dengan parutan kelapa menjadikan Jadah Ketan memiliki rasa gurih yang dominan disamping rasa manis dan asin. Konon, simbol dan filosofi dalam Jadah ialah karena terbuat dari beras ketan yang lengket.

Menurut sesepuh, hal ini memiliki arti sifat beras yang lengket bisa menjadi pelajaran bagi setiap pengantin. Agar keduanya senantiasa memiliki hubungan yang erat dan susah untuk dilepaskan.

Selain itu juga dalam proses pembuatannya, makanan ini membutuhkan waktu yang lama serta kesabaran yang ekstra. Hal ini bisa diartikan supaya kedua mempelai diberikan pelajaran untuk tidak mudah putus asa dalam membangun dan mengarungi rumah tangga.

Sebab apabila sudah berumah tangga nantinya akan banyak godaan yang bisa menguras energi, pikiran dan perasaan. Itulah alasan yang terkandung dalam sebuah makanan tradisional Jadah yang biasanya tersaji sebagai hantaran untuk acara-acara pernikahan.

Jadah Ketan ini biasanya makin nikmat jika disantap bersama tempe yang dimasak dengan cara dibacem. Perpaduan sempurna rasa gurih dari Jadah yang berbaur dengan rasa manis dari tempe bacem.

Kuliner warisan leluhur khas Muntilan ini masih bisa anda jumpai di beberapa pasar tradisional Muntilan dan Magelang. Harga Jadah Ketan pun bisa dibilang sangat terjangkau oleh segala kalangan. (ifa/han)

Sumber: Sonora

About The Author

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: