Begini Kondisi Mahasiswi yang Bunuh Bayinya di Toilet Asrama Magelang

BNews—MAGELANG— Polres Magelang Kota bersama Polsek Magelang Utara berhasil mengungkap kasus pembunuhan terhadap bayi. Diduga pelaku pembunuhan itu adalah ibu kandunganya sendiri.

Pelaksana tugas (Plt) Kapolres Magelang Kota AKBP R Fidelis Purna Timoranto mengatakan, berdasarkan keterangan, pelaku melakukan hal itu di sebuah kamar mandi asrama di kompleks rumah sakit yang ada di Kota Magelang. Diketahui, pelaku adalah mahasiswi magang di rumah sakit tersebut.

”Pelaku merupakan mahasiswi berinisial RH, 25 yang berasal dari Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu. Saat ini pelaku masih dalam keadaan depresi. Kendati demikian proses penyidikan masih terus di lanjutkan,” katanya, saat ungkap kasus di Aula Mako Polres Magelang Kota, Selasa (19/1/2021).

Diberitakan sebelumnya, seorang mahasiswi berinisial RH, 25, asal Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu tega membunuh bayi yang baru saja dilahirkannya. Perempuan ini mencekik leher bayinya hingga meningga dunia.

Pelaksana tugas (Plt) Kapolres Magelang Kota AKBP R Fidelis Purna Timoranto mengatakan bahwa berdasarkan keterangan, pelaku melakukan hal itu di sebuah kamar mandi asrama di kompleks rumah sakit yang ada di Kota Magelang. Diketahui, pelaku adalah mahasiswi magang di rumah sakit tersebut.

DPD PKS Magelang Ramadhan

”Pada Senin (11/1/2021) sekira pukul 09.00 WIB, pelaku merasa perutnya mules kemudian ia menuju kamar mandi asrama dan langsung duduk di closet. Ternyata tak berselang lama seorang bayi berjenis kelamin perempuan lahir dan jatuh terlentang di lantai,” katanya.

Bayi yang baru saja lahir itu jatuh dengan posisi terlentang dengan kepala mengahadap ke arah pintu kamar mandi dan menangis. Usai melahirkan, lanjut Fidelis, pelaku memutus tali pusar dengan menariknya menggunakan kedua tangannya.

”Karena pelaku malu bila ketahuan orang lain tengah hamil dan melahirkan, ia pun membunuh bayi tersebut. Bayi perempuan itu disumbat mulutnya menggunakan satu kapur barus yang ada di toilet kemudian leher bayi dicekik menggunakan tangan kanan pelaku hingga meninggal dunia.” jelas dia. (mta)

1 Comment
  1. Antonius Suprapto says

    Kalau hanya enaknya saja berbuat #sesuatu dan tidak bertanggung jawab, …. itu kan darah daging sendiri….. Gusti…..Gusti… paringana pangapunten

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: