Ini Penyebab Kebakaran Pasar Blabak

BNews—MUNGKID— Pasar Blabak di Kecamatan Mungkid Kabupaten Magelang terbakar, tadi malam (17/10). Sekitar pukul 23.15 api berhasil dipadamkan oleh petugas gabungan.

Kepala BPBD Kabupaten Magelang Edy Susanto mengatakan kebakaran Pasar Blabak terjadi sekitar pukul 20.09 malam. Saat itu, api tiba-tiba muncul dari tengah-tengah pasar.

Advertisements


“Api pertama kali dilihat sekitar pukul 20.09 malam oleh Ibu Prihati, 62, warga sekitar,” kata Edy, tadi malam.


Menurutnya, asap tiba-tiba membumbung tinggi. Kemudian api langsung membakar dnegan cepat. Apalagi, bahan-bahan di pasar didominasi dari kayu.

Mengetahui hal itu, warga kemudian melaporkan kejadian kepada Damkar Kabupaten Magelang. Mobil dikerahkan berikut mobil dari BPBD Kabupaten Magelang.

Catatan wartawan borobudurnews, ada 16 tanki mobil damkar yang digunakan untuk memadamkan api di Pasar Blabak tersebut. Api kemudian berhasil dipadamkan jelang dini hari.

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM, Asfuri Muhsis mengatakan pihaknya langsung melakukan identiikasi dan mengutus tim untuk melakukan pengecekan. “Hari ini kita akan lakukan pendataan berapa jumlah kerusakan dan kerugiannya,” kata Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM, Asfuri Muhsis.

Dia juga belum mengetahui pasti penyebab kejadian kebakaran tersebut. “Nanti dari pihak kepolisian yang akan memberikan keterangan,” kata dia.

Sementara kebakaran diduga karena konsleting listrik berasal pada los pasar bagian tengah no 4. “Percikan api tersebut kemudian cepat menjalar, karena los terbuat dari kayu dan barang mudah terbakar,” ungkap Waka Polres Kompol Eko Mardiyanto saat di TKP.

“Saat itu api menjalar membakar los pasar nomor 5 dan kemudian merambat los nomor 6 hinggasampai ke belakang sampai los 7. Tidak berheti disitu api mejalar ke arah utara rumah warga,” imbuhnya. 

Namun untuk memastikannya, pihaknya akan memeriksa pagi ini (18/10). Tim akan diterjunkan untuk melakukan identifikasi.(dek/wan)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: